Target KTP-el Tercapai, Dukcapil Makassar Fokus Percepat IKD
Dewan Ghiyats Yan Galistan
Kamis, 09 April 2026 - 07:42 WIB
Sekdis Dukcapil Kota Makassar, Thahir Daeng Alli, saat ditemui di ruangannya, Kantor Disdukcalil, Jl. Teduh Bersinar, Kec. Rappocini, Rabu (8/4/2026). Foto: SINDO Makassar/Dewan Ghiyats Yan G
Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kota Makassar terus meningkatkan cakupan administrasi kependudukan, khususnya percepatan Identitas Kependudukan Digital (IKD). Upaya ini dilakukan melalui program layanan jemput bola untuk memudahkan akses masyarakat.
Sekretaris Dinas Dukcapil Kota Makassar, Thahir Daeng Alli, mengatakan langkah tersebut merupakan tindak lanjut dari instruksi pemerintah pusat.
"Program kita ke depan ini kan kalau kita kan programnya sudah ada petunjuk dari pusat. Maksudnya, sudah ada hal yang harus dilakukan. Contoh yang kita harus perekaman KTP itu kita punya target-target dan alhamdulillah Makassar sudah memenuhi targetnya," terangnya, Rabu (8/4/2026).
Ia menjelaskan, setelah target perekaman KTP-el tercapai, Dukcapil kini memfokuskan upaya pada edukasi serta aktivasi IKD secara masif di tengah masyarakat.
"Terus IKD, identitas kependudukan digital, itu harus kita gencar. Kita melakukan jemput bola. Kita menghimbau kepada instansi atau sekolah maupun organisasi masyarakat apabila dia bisa mengumpulkan orang, maka kami akan mengunjungi mereka dengan alat-alat, selesai di situ di tempat," ungkapnya.
Melalui program ini, Dukcapil menyediakan layanan langsung ke lokasi warga, terutama bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan akses ke kantor dinas atau kecamatan.
"Kami personilnya kan lengkap berangkatnya. Yah minimal ya 100 yang bisa dilayani. Begitu kita tiba, itu bisa melayani 100 pemohon," jelas Thahir saat memberikan keterangannya kepada SINDO Makassar.
Sekretaris Dinas Dukcapil Kota Makassar, Thahir Daeng Alli, mengatakan langkah tersebut merupakan tindak lanjut dari instruksi pemerintah pusat.
"Program kita ke depan ini kan kalau kita kan programnya sudah ada petunjuk dari pusat. Maksudnya, sudah ada hal yang harus dilakukan. Contoh yang kita harus perekaman KTP itu kita punya target-target dan alhamdulillah Makassar sudah memenuhi targetnya," terangnya, Rabu (8/4/2026).
Ia menjelaskan, setelah target perekaman KTP-el tercapai, Dukcapil kini memfokuskan upaya pada edukasi serta aktivasi IKD secara masif di tengah masyarakat.
"Terus IKD, identitas kependudukan digital, itu harus kita gencar. Kita melakukan jemput bola. Kita menghimbau kepada instansi atau sekolah maupun organisasi masyarakat apabila dia bisa mengumpulkan orang, maka kami akan mengunjungi mereka dengan alat-alat, selesai di situ di tempat," ungkapnya.
Melalui program ini, Dukcapil menyediakan layanan langsung ke lokasi warga, terutama bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan akses ke kantor dinas atau kecamatan.
"Kami personilnya kan lengkap berangkatnya. Yah minimal ya 100 yang bisa dilayani. Begitu kita tiba, itu bisa melayani 100 pemohon," jelas Thahir saat memberikan keterangannya kepada SINDO Makassar.