Pemkot Makassar Jamin Seleksi Paskibraka 2026 Objektif dan Transparan
Dewan Ghiyats Yan Galistan
Rabu, 03 Juni 2026 - 07:05 WIB
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin bersama DPPI Paskibraka, di Rumah Jabatan Wali Kota Makassar, Selasa (2/6/2026). Foto: Istimewa.
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menegaskan komitmen Pemerintah Kota Makassar untuk menjaga profesionalisme dalam proses seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tahun 2026.
Penegasan tersebut disampaikan Munafri saat menerima perwakilan Duta Pancasila Paskibraka Indonesia (DPPI) Kota Makassar dan para calon anggota Paskibraka yang mengikuti tahapan seleksi tingkat nasional di Rumah Jabatan Wali Kota Makassar, Selasa (2/6/2026).
Menurut Munafri, pemerintah kota hanya bertugas memberikan kesempatan dan dukungan kepada siswa-siswi terbaik yang telah melalui proses seleksi sesuai ketentuan yang berlaku.
"Pemerintah Kota juga berkomitmen menjunjung tinggi profesionalisme dalam seluruh proses seleksi Paskibraka tahun 2026. Jadi, ini adalah silaturahmi, kita di Kota Makassar mengirim wakil-wakil terbaik yang telah melalui seluruh proses seleksi. Kita menghargai proses seleksi berlaku," ujarnya.
Ia menegaskan bahwa hasil akhir seleksi sepenuhnya menjadi kewenangan tim penilai berdasarkan mekanisme yang telah ditetapkan.
"Tugas Pemeritnah Kota adalah memberikan kesempatan dan dukungan kepada perwakilan siswa-siswi kita dari Makassar. Soal hasil akhir seleksi, semuanya kita serahkan kepada tim penilai sesuai mekanisme dan aturan yang berlaku," jelas Munafri.
Munafri menilai proses seleksi harus berlangsung secara objektif, adil, dan profesional tanpa campur tangan pihak mana pun.
Penegasan tersebut disampaikan Munafri saat menerima perwakilan Duta Pancasila Paskibraka Indonesia (DPPI) Kota Makassar dan para calon anggota Paskibraka yang mengikuti tahapan seleksi tingkat nasional di Rumah Jabatan Wali Kota Makassar, Selasa (2/6/2026).
Menurut Munafri, pemerintah kota hanya bertugas memberikan kesempatan dan dukungan kepada siswa-siswi terbaik yang telah melalui proses seleksi sesuai ketentuan yang berlaku.
"Pemerintah Kota juga berkomitmen menjunjung tinggi profesionalisme dalam seluruh proses seleksi Paskibraka tahun 2026. Jadi, ini adalah silaturahmi, kita di Kota Makassar mengirim wakil-wakil terbaik yang telah melalui seluruh proses seleksi. Kita menghargai proses seleksi berlaku," ujarnya.
Ia menegaskan bahwa hasil akhir seleksi sepenuhnya menjadi kewenangan tim penilai berdasarkan mekanisme yang telah ditetapkan.
"Tugas Pemeritnah Kota adalah memberikan kesempatan dan dukungan kepada perwakilan siswa-siswi kita dari Makassar. Soal hasil akhir seleksi, semuanya kita serahkan kepada tim penilai sesuai mekanisme dan aturan yang berlaku," jelas Munafri.
Munafri menilai proses seleksi harus berlangsung secara objektif, adil, dan profesional tanpa campur tangan pihak mana pun.