Wali Kota Makassar Lantik 47 Kepala Puskesmas, Ini Daftar Namanya
Dewan Ghiyats Yan Galistan
Rabu, 17 Juni 2026 - 12:49 WIB
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, memimpin pelantikan 47 kepala Puskesmas, di Baruga Anging Mamiri, Rabu (17/6/2026). Foto: SINDO Makassar/Dewan Ghiyats Yan G
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, melantik dan mengambil sumpah jabatan 47 Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Puskesmas di lingkungan Dinas Kesehatan Kota Makassar. Pelantikan berlangsung di Baruga Anging Mamiri, Rabu (17/6/2026).
Munafri menyebut pelantikan tersebut sebagai momentum penting untuk memperkuat pelayanan kesehatan dasar kepada masyarakat.
"Puskesmas adalah garda terdepan pelayanan kesehatan yang berhadapan langsung dengan berbagai persoalan kesehatan masyarakat. Oleh karena itu, kepemimpinan yang kuat, profesional, dan berintegritas menjadi kebutuhan yang tidak dapat ditawar lagi," ujarnya.
Wali Kota yang akrab disapa Appi itu mengatakan, pelantikan ini menandai hadirnya kembali kepastian kepemimpinan di seluruh puskesmas di Kota Makassar setelah melalui proses penataan organisasi dan penyesuaian regulasi.
"Setelah melalui proses penataan organisasi dan penyesuaian regulasi yang cukup panjang, kepastian kepemimpinan ini penting agar pelayanan kesehatan dasar kepada masyarakat dapat berjalan semakin optimal, terukur, dan berkelanjutan," lanjutnya.
Menurut Appi, penetapan 47 kepala puskesmas dilakukan melalui proses seleksi yang objektif dan akuntabel.
"Pemerintah Kota Makassar, melalui kolaborasi antar OPD, telah melaksanakan serangkaian tahapan objektif dan akuntabel, mulai dari verifikasi persyaratan, penilaian kompetensi, uji kompetensi, wawancara, hingga penilaian rekam jejak dan integritas. Dengan proses tersebut, kita berharap yang terpilih benar-benar merupakan ASN yang memiliki kompetensi manajerial, teknis, dan kepemimpinan yang dibutuhkan untuk memimpin Puskesmas," tegasnya.
Munafri menyebut pelantikan tersebut sebagai momentum penting untuk memperkuat pelayanan kesehatan dasar kepada masyarakat.
"Puskesmas adalah garda terdepan pelayanan kesehatan yang berhadapan langsung dengan berbagai persoalan kesehatan masyarakat. Oleh karena itu, kepemimpinan yang kuat, profesional, dan berintegritas menjadi kebutuhan yang tidak dapat ditawar lagi," ujarnya.
Wali Kota yang akrab disapa Appi itu mengatakan, pelantikan ini menandai hadirnya kembali kepastian kepemimpinan di seluruh puskesmas di Kota Makassar setelah melalui proses penataan organisasi dan penyesuaian regulasi.
"Setelah melalui proses penataan organisasi dan penyesuaian regulasi yang cukup panjang, kepastian kepemimpinan ini penting agar pelayanan kesehatan dasar kepada masyarakat dapat berjalan semakin optimal, terukur, dan berkelanjutan," lanjutnya.
Menurut Appi, penetapan 47 kepala puskesmas dilakukan melalui proses seleksi yang objektif dan akuntabel.
"Pemerintah Kota Makassar, melalui kolaborasi antar OPD, telah melaksanakan serangkaian tahapan objektif dan akuntabel, mulai dari verifikasi persyaratan, penilaian kompetensi, uji kompetensi, wawancara, hingga penilaian rekam jejak dan integritas. Dengan proses tersebut, kita berharap yang terpilih benar-benar merupakan ASN yang memiliki kompetensi manajerial, teknis, dan kepemimpinan yang dibutuhkan untuk memimpin Puskesmas," tegasnya.