Harumkan Nama Jeneponto di MTQ Sulsel, Kafilah Dapat Penghargaan
Sulaiman Nai
Senin, 22 Juni 2026 - 10:25 WIB
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Jeneponto, M. Basuki Baharuddin memimpin upacara bendera rutin di Lapangan Kantor Bupati. Foto: SINDO Makassar/Sulaiman Nai
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jeneponto memberikan penghargaan kepada kafilah Kabupaten Jeneponto yang mewakili daerah pada Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) XXXIV Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2026.
Penghargaan tersebut diserahkan usai upacara bendera rutin yang berlangsung di Lapangan Upacara Kantor Bupati Jeneponto, Senin (22/6/2026).
Upacara dipimpin Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Jeneponto, M. Basuki Baharuddin, selaku inspektur upacara.
Kegiatan itu turut dihadiri Bupati Jeneponto Paris Yasir, Penjabat Sekretaris Daerah, staf ahli bupati, asisten Setda, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), aparatur sipil negara (ASN), hingga pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) lingkup Pemkab Jeneponto.
Dalam amanatnya, Basuki menekankan pentingnya disiplin, integritas, dan profesionalisme bagi seluruh aparatur pemerintah dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.
"Seluruh aparatur pemerintah harus terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, memperkuat sinergi dan koordinasi antarperangkat daerah, serta menjaga semangat pengabdian demi terwujudnya pembangunan daerah yang lebih baik," kata Basuki.
Selain sebagai sarana penguatan disiplin aparatur, upacara tersebut juga menjadi momentum untuk memberikan apresiasi kepada peserta MTQ yang telah mewakili dan membawa nama Kabupaten Jeneponto pada ajang tingkat provinsi.
Penghargaan tersebut diserahkan usai upacara bendera rutin yang berlangsung di Lapangan Upacara Kantor Bupati Jeneponto, Senin (22/6/2026).
Upacara dipimpin Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Jeneponto, M. Basuki Baharuddin, selaku inspektur upacara.
Kegiatan itu turut dihadiri Bupati Jeneponto Paris Yasir, Penjabat Sekretaris Daerah, staf ahli bupati, asisten Setda, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), aparatur sipil negara (ASN), hingga pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) lingkup Pemkab Jeneponto.
Dalam amanatnya, Basuki menekankan pentingnya disiplin, integritas, dan profesionalisme bagi seluruh aparatur pemerintah dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.
"Seluruh aparatur pemerintah harus terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, memperkuat sinergi dan koordinasi antarperangkat daerah, serta menjaga semangat pengabdian demi terwujudnya pembangunan daerah yang lebih baik," kata Basuki.
Selain sebagai sarana penguatan disiplin aparatur, upacara tersebut juga menjadi momentum untuk memberikan apresiasi kepada peserta MTQ yang telah mewakili dan membawa nama Kabupaten Jeneponto pada ajang tingkat provinsi.