Menteri LH Sebut Pembenahan TPA Tamangapa Layak Jadi Percontohan Kota Lain
Dewan Ghiyats Yan Galistan
Kamis, 06 Agustus 2026 - 12:50 WIB
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin mendampingi Menteri Lingkungan Hidup, Moh. Jumhur Hidayat, saat meninjau progres pembenahan TPA Tamangapa, Rabu (5/8/2026). Foto: Istimewa
Menteri Lingkungan Hidup (LH) sekaligus Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH), Moh. Jumhur Hidayat, menilai transformasi Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Tamangapa di Kecamatan Manggala, Kota Makassar, layak menjadi contoh bagi daerah lain dalam pembenahan tempat pembuangan akhir dan pengelolaan sampah.
Penilaian tersebut disampaikan usai meninjau langsung progres pembenahan TPA Tamangapa bersama jajaran Kementerian Lingkungan Hidup. Dalam kunjungan itu, Jumhur didampingi Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, Rabu (5/8/2026).
Saat meninjau lokasi, Jumhur melihat langsung progres penutupan timbunan sampah sistem open dumping yang sebelumnya mencapai ketinggian sekitar tujuh meter.
Pemerintah Kota Makassar melakukan penutupan timbunan sampah menggunakan tanah (cover soil) dan bioplastik atau biomembran pada sejumlah area. Hingga saat ini, progres penutupan timbunan sampah tersebut telah mencapai sekitar 93 persen.
Selain itu, Menteri LH juga meninjau area tiang pancang yang dipersiapkan untuk pembangunan akses jalan menuju TPA, rumah warga yang telah memanfaatkan gas metana dari timbunan sampah, serta kolam pengolahan air lindi.
Jumhur menilai langkah pembenahan yang dilakukan Pemerintah Kota Makassar telah menunjukkan hasil yang signifikan, terutama dalam mengurangi bau yang selama ini berasal dari timbunan sampah.
“Ada sanitary landfill, ada juga controlled landfill ya. Ditutup sama bioplastik atau biomembran, tapi ada juga yang diuruk sama tanah. Yang jelas baunya dari sampahnya sendiri itu sudah hilang lah ya,” katanya.
Penilaian tersebut disampaikan usai meninjau langsung progres pembenahan TPA Tamangapa bersama jajaran Kementerian Lingkungan Hidup. Dalam kunjungan itu, Jumhur didampingi Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, Rabu (5/8/2026).
Saat meninjau lokasi, Jumhur melihat langsung progres penutupan timbunan sampah sistem open dumping yang sebelumnya mencapai ketinggian sekitar tujuh meter.
Pemerintah Kota Makassar melakukan penutupan timbunan sampah menggunakan tanah (cover soil) dan bioplastik atau biomembran pada sejumlah area. Hingga saat ini, progres penutupan timbunan sampah tersebut telah mencapai sekitar 93 persen.
Selain itu, Menteri LH juga meninjau area tiang pancang yang dipersiapkan untuk pembangunan akses jalan menuju TPA, rumah warga yang telah memanfaatkan gas metana dari timbunan sampah, serta kolam pengolahan air lindi.
Jumhur menilai langkah pembenahan yang dilakukan Pemerintah Kota Makassar telah menunjukkan hasil yang signifikan, terutama dalam mengurangi bau yang selama ini berasal dari timbunan sampah.
“Ada sanitary landfill, ada juga controlled landfill ya. Ditutup sama bioplastik atau biomembran, tapi ada juga yang diuruk sama tanah. Yang jelas baunya dari sampahnya sendiri itu sudah hilang lah ya,” katanya.