home makassar city

Karang Taruna Makassar Bidik Penguatan SDM untuk Dukung Program Wali Kota

Kamis, 06 Agustus 2026 - 13:09 WIB
Ketua Karang Taruna Kota Makassar Muhammad Zulkifli (kiri) dan Ketua Harian Karang Taruna Kota Makassar, Rijal Djamal, di Media Center Balai Kota Makassar. Foto: SINDO Makassar/Dewan Ghiyats Yan
Karang Taruna Kota Makassar menyatakan komitmennya mendukung berbagai program strategis Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar, termasuk penanganan persoalan sampah dan pemberdayaan masyarakat.

Komitmen tersebut disampaikan usai jajaran pengurus Karang Taruna Kota Makassar melakukan audiensi dengan Wali Kota Makassar di Balai Kota, Kamis (6/8/2026).

Ketua Karang Taruna Kota Makassar, Muhammad Zulkifli, mengatakan persoalan sampah tidak dapat diselesaikan tanpa keterlibatan masyarakat. Menurutnya, edukasi mengenai pemilahan sampah harus terus diperkuat agar menjadi kebiasaan baru.

"Ini kan sudah ada Surat Edaran Wali Kota dan instruksi masalah pemilahan sampah. Paling pertama, mengedukasi masyarakat kita bahwa cepat atau lambat, terima tidak terima, memang kita ada di fase ini. Harusnya kan sebenarnya pemilahan sampah itu sudah dari dulu kita lakukan, tetapi sepertinya masyarakat masih terlena menggabung (sampah) itu karena TPA masih ada," ujarnya.

Zulkifli menilai persoalan sampah tidak akan selesai jika hanya direspons dengan kritik tanpa solusi. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bergotong royong membantu pemerintah mengatasi kondisi darurat sampah.

"Kondisi sekarang kita hampir kena sanksi (dari Kementerian Lingkungan Hidup), apa yang disampaikan Pak Wali sudah jelas. Bahkan kemarin itu hampir dilakukan penyegelan. Nah, bagaimana kalau itu terjadi? Kita semuanya kan harus siap. Saat ini orang-orang hanya bisa kerja mengkritik dan menghujat dan itu bukan solusi. Jadi, yang harus kita lakukan adalah bagaimana caranya bisa sama-sama keluar dari masalah ini. Sehingga gotong royong dan kerja sama itu sangat dibutuhkan," sebutnya.

Ia mengatakan perubahan perilaku masyarakat menjadi kunci keberhasilan kebijakan pemilahan sampah. Menurutnya, masyarakat hanya perlu membiasakan diri memisahkan sampah organik, anorganik, dan residu sejak dari rumah.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya