Perumda Air Minum Makassar Gelar Tausiah, Perkuat Semangat Pengabdian Pegawai
Tim SINDOmakassar
Kamis, 06 Agustus 2026 - 17:53 WIB
Kegiatan tausiah dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-102 di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Perumda Air Minum Kota Makassar, Kamis (6/8/2026). Foto: Istimewa
Perumda Air Minum Kota Makassar menggelar kegiatan tausiah dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-102 di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Perumda Air Minum Kota Makassar, Kamis (6/8/2026). Kegiatan yang berlangsung sederhana itu menjadi momentum untuk memperkuat nilai keimanan dan integritas pegawai di tengah tantangan pelayanan air bersih saat musim kemarau panjang.
Tausiah menghadirkan Ustadz Dr. Das’ad Latief sebagai penceramah utama. Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham, Sekretaris Daerah Kota Makassar, Ketua Persatuan Istri Pegawai Air Minum (PERISPAM) Kota Makassar, Pelaksana Tugas Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Makassar Andi Syahrum beserta jajaran direksi, Dewan Pengawas, Komite Audit, serta seluruh keluarga besar Perumda Air Minum Kota Makassar.
Dalam sambutannya, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menegaskan bahwa Perumda Air Minum Kota Makassar memiliki peran strategis karena mengemban tanggung jawab memenuhi kebutuhan dasar masyarakat berupa ketersediaan air bersih.
"Perumda Air Minum ini punya fungsi yang sangat sentral di Kota Makassar. Perusahaan ini hadir untuk memenuhi kebutuhan dasar yang sangat vital, yaitu ketersediaan air bersih bagi masyarakat," ujar Munafri.
Menurutnya, kebutuhan air bersih harus selalu berjalan seiring dengan pertumbuhan penduduk. Pemerintah tidak boleh membiarkan masyarakat kehilangan akses terhadap layanan dasar yang menjadi hak mereka.
Ia menegaskan bahwa kegagalan memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat bukan sekadar persoalan pelayanan, tetapi juga menyangkut tanggung jawab moral pemerintah.
"Kalau ada masyarakat yang tidak bisa terlayani dengan baik oleh kehadiran PDAM, berarti ada hak masyarakat yang tidak terpenuhi. Karena itu pelayanan air bersih harus terus ditingkatkan," katanya.
Tausiah menghadirkan Ustadz Dr. Das’ad Latief sebagai penceramah utama. Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham, Sekretaris Daerah Kota Makassar, Ketua Persatuan Istri Pegawai Air Minum (PERISPAM) Kota Makassar, Pelaksana Tugas Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Makassar Andi Syahrum beserta jajaran direksi, Dewan Pengawas, Komite Audit, serta seluruh keluarga besar Perumda Air Minum Kota Makassar.
Dalam sambutannya, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menegaskan bahwa Perumda Air Minum Kota Makassar memiliki peran strategis karena mengemban tanggung jawab memenuhi kebutuhan dasar masyarakat berupa ketersediaan air bersih.
"Perumda Air Minum ini punya fungsi yang sangat sentral di Kota Makassar. Perusahaan ini hadir untuk memenuhi kebutuhan dasar yang sangat vital, yaitu ketersediaan air bersih bagi masyarakat," ujar Munafri.
Menurutnya, kebutuhan air bersih harus selalu berjalan seiring dengan pertumbuhan penduduk. Pemerintah tidak boleh membiarkan masyarakat kehilangan akses terhadap layanan dasar yang menjadi hak mereka.
Ia menegaskan bahwa kegagalan memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat bukan sekadar persoalan pelayanan, tetapi juga menyangkut tanggung jawab moral pemerintah.
"Kalau ada masyarakat yang tidak bisa terlayani dengan baik oleh kehadiran PDAM, berarti ada hak masyarakat yang tidak terpenuhi. Karena itu pelayanan air bersih harus terus ditingkatkan," katanya.