home makassar city

Pencurian Meteran Air Ganggu Pendapatan dan Layanan PDAM Makassar

Jum'at, 07 Agustus 2026 - 06:22 WIB
Direktur Utama PDAM Makassar, Andi Syahrum Makkurade, di RTH PDAM Sports Arena, Kamis (6/8/2026). Foto: SINDO Makassar/Dewan Ghiyats Yan G
Direktur Utama Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Makassar, Andi Syahrum Makkurade, mengungkap maraknya pencurian meteran air di sejumlah wilayah Kota Makassar. Kondisi tersebut berdampak pada pelayanan sekaligus pendapatan perusahaan.

Menurut Andi Syahrum, PDAM telah menerima banyak laporan kehilangan meteran air dari pelanggan. Untuk mengatasi persoalan tersebut, pihaknya akan mengajukan pengadaan meteran kepada Pemerintah Kota Makassar melalui Sekretaris Daerah selaku Ketua Dewan Pengawas PDAM.

"Kita terkendala oleh meteran dan tentu suplai air bersih, sekarang ini menjadi keluhan masyarakat. Lagi marak pencurian meter, kami akan menyurat ke Pak Sekda selaku Dewan Ketua Dewan Pengawas untuk memberikan masukan kepada kami, supaya kami bisa mengadakan meteran ini," katanya, Kamis (6/8/2026).

Ia mengatakan, pencurian meteran maupun kerusakan alat ukur turut memengaruhi pendapatan perusahaan. Selain untuk mengganti meteran yang hilang dan rusak, stok juga dibutuhkan untuk pemasangan sambungan baru.

"Jadi, yang jelas bahwa mengalami penurunan pendapatan kita jika meteran tidak segera dilakukan. Dari kalau yang dicuri sedikit, tetapi yang rusak, dan yang mau diganti, kemudian pemasangan baru, itu membutuhkan meteran. Malah sampai 30.000 kebutuhan dalam tahun 2026 ini," bebernya.

Andi Syahrum menyebut laporan pencurian meteran paling banyak berasal dari Kecamatan Biringkanaya, Tamalanrea, dan Rappocini. Menurutnya, meteran air diduga menjadi sasaran pencurian karena mengandung tembaga yang memiliki nilai jual.

"Ada beberapa lokasi yang menjadi pasokan laporan. Karena isinya meteran ini adalah tembaga. Sehingga ditimbang berangkali. Dan kemarin juga ada memang yang tanya kepada saya untuk membeli meteran bekas. Ini saya bilang dia tidak tahu bahwa saya ini Dirut PDAM, masa saya mau jual," ungkapnya.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya