Sudah 14 Kecamatan Dijelajahi, DLH Makassar Perkuat Gerakan Makassar Bebas Sampah
Dewan Ghiyats Yan Galistan
Senin, 17 Agustus 2026 - 08:38 WIB
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menghadiri giat Jelajah Sampah yang di SMPN 30 Makassar, Minggu (16/8/2026). Foto: Istimewa
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin alias Appi, bersama Ketua Dewan Lingkungan Hidup Kota Makassar yang juga Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, menghadiri Jelajah Sampah yang dilaksanakan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Makassar di SMPN 30 Makassar, Kecamatan Tamalanrea, Jalan Bumi Tamalanrea Permai (BTP), Minggu (16/8/2026).
Kegiatan Jelajah Sampah tersebut menjadi titik ke-14 pelaksanaan program yang digagas sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap persoalan persampahan di Kota Makassar.
Didampingi kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Makassar. Dalam kesempatan tersebut, Munafri mengatakan, Jelajah Sampah bukan sekadar kegiatan memungut dan membersihkan sampah.
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin menjelasakan, agenda tersebut menjadi momentum untuk mengajak masyarakat melihat secara langsung kondisi lingkungan sekaligus membangun kepedulian bersama.
"Persoalan sampah tidak bisa diselesaikan hanya oleh pemerintah, dibutuhkan keterlibatan seluruh masyarakat, mulai dari rumah tangga, komunitas hingga berbagai unsur lainnya," kata Munafri.
Pemkot Makassar, kata dia, akan terus mendorong keterlibatan masyarakat dalam pengelolaan lingkungan.
Kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, komunitas dan berbagai pihak dinilai menjadi kunci dalam mewujudkan lingkungan Kota Makassar yang lebih bersih, sehat.
Kegiatan Jelajah Sampah tersebut menjadi titik ke-14 pelaksanaan program yang digagas sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap persoalan persampahan di Kota Makassar.
Didampingi kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Makassar. Dalam kesempatan tersebut, Munafri mengatakan, Jelajah Sampah bukan sekadar kegiatan memungut dan membersihkan sampah.
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin menjelasakan, agenda tersebut menjadi momentum untuk mengajak masyarakat melihat secara langsung kondisi lingkungan sekaligus membangun kepedulian bersama.
"Persoalan sampah tidak bisa diselesaikan hanya oleh pemerintah, dibutuhkan keterlibatan seluruh masyarakat, mulai dari rumah tangga, komunitas hingga berbagai unsur lainnya," kata Munafri.
Pemkot Makassar, kata dia, akan terus mendorong keterlibatan masyarakat dalam pengelolaan lingkungan.
Kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, komunitas dan berbagai pihak dinilai menjadi kunci dalam mewujudkan lingkungan Kota Makassar yang lebih bersih, sehat.