UC Makassar Wisuda 263 Lulusan, Alumni Diharap Bisa jadi Naga Kesepuluh
Luqman Zainuddin
Minggu, 04 Oktober 2026 - 07:55 WIB
Suasana wisuda Universitas Ciputra Makassar di CPI, kemarin. Foto: Istimewa
Universitas Ciputra (UC) Makassar mewisuda 263 lulusan pada Sabtu (3/10/2026). Para lulusan berasal dari empat program studi, yakni Manajemen, Informatika, Desain Komunikasi Visual (DKV), dan Magister Manajemen.
Direktur Kampus UC Makassar, Dr. E. Elia Ardyan, mengatakan para lulusan telah melewati proses pendidikan selama delapan semester. Ia mengingatkan bahwa kelulusan bukan akhir perjalanan, melainkan awal untuk menghadapi dunia kerja, industri, maupun bisnis yang lebih kompleks.
"Saya berharap ini bukan sebuah akhir, tapi permulaan. Sudah berproses di kampus, tapi lebih panjang lagi di dunia industri, dunia luar bukan lagi simulasi, di luar dari yang dibayangkan," ucap Elia Ardyan.
Menurut Elia, para lulusan perlu mempersiapkan diri menghadapi kehidupan setelah kampus dan bekerja secara maksimal. Ia juga mendorong lulusan yang telah menjalankan bisnis untuk terus mengembangkan usaha, termasuk memperluas cabang.
Dalam pesannya, Elia melontarkan istilah "naga kesepuluh" saat mendorong lulusan yang telah memiliki bisnis agar berani mengembangkan usahanya. Ungkapan itu berkaitan dengan istilah "9 Naga" yang menggambarkan kelompok pengusaha besar di Indonesia.
"Siapkan diri. Bekerjalah yang luar biasa. Bagi yang sudah berbisnis, silakan kembangkan, buka cabang, siapa tahu menjadi 'naga kesepuluh', jadilah pebisnis yang hebat dan ulung," sambung Elia Ardyan.
Sementara bagi lulusan yang meneruskan bisnis keluarga, Elia meminta mereka memperluas jejaring agar usaha yang diwariskan dapat terus berkembang.
Direktur Kampus UC Makassar, Dr. E. Elia Ardyan, mengatakan para lulusan telah melewati proses pendidikan selama delapan semester. Ia mengingatkan bahwa kelulusan bukan akhir perjalanan, melainkan awal untuk menghadapi dunia kerja, industri, maupun bisnis yang lebih kompleks.
"Saya berharap ini bukan sebuah akhir, tapi permulaan. Sudah berproses di kampus, tapi lebih panjang lagi di dunia industri, dunia luar bukan lagi simulasi, di luar dari yang dibayangkan," ucap Elia Ardyan.
Menurut Elia, para lulusan perlu mempersiapkan diri menghadapi kehidupan setelah kampus dan bekerja secara maksimal. Ia juga mendorong lulusan yang telah menjalankan bisnis untuk terus mengembangkan usaha, termasuk memperluas cabang.
Dalam pesannya, Elia melontarkan istilah "naga kesepuluh" saat mendorong lulusan yang telah memiliki bisnis agar berani mengembangkan usahanya. Ungkapan itu berkaitan dengan istilah "9 Naga" yang menggambarkan kelompok pengusaha besar di Indonesia.
"Siapkan diri. Bekerjalah yang luar biasa. Bagi yang sudah berbisnis, silakan kembangkan, buka cabang, siapa tahu menjadi 'naga kesepuluh', jadilah pebisnis yang hebat dan ulung," sambung Elia Ardyan.
Sementara bagi lulusan yang meneruskan bisnis keluarga, Elia meminta mereka memperluas jejaring agar usaha yang diwariskan dapat terus berkembang.