Wali Kota Appi Kedepankan Etik Politik, Mundur dari Golkar Secara Baik-baik
Ahmad Muhaimin
Senin, 05 Oktober 2026 - 22:14 WIB
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin mengantarkan surat pengunduran diri dari Golkar kepada IAS pada Senin (05/10/2026). Foto: Istimewa
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin akhirnya memutuskan sikap politiknya. Appi memilih keluar dari Partai Golkar terhitung pada Senin, 5 Oktober 2026.
Surat pengunduran dirinya, ia antarkan langsung kepada Ilham Arief Sirajuddin atau IAS selaku Ketua DPD I Golkar Sulsel. Langkah ini sebagai simbol bahwa Appi mengedepanjan etika politik yang santun.
Dalam surat itu, Appi lebih awal menyampaikan bahwa Golkar merupakan rumah tempat ia ditempa dalam dunia politik.
"Di bawah rindang beringin, saya belajar bahwa politik adalah jalan pengabdian dan bahwa karya selalu lebih nyaring daripada kata. Atas setiap kepercayaan, bimbingan, dan persaudaraan yang saya terima, saya menghaturkan terima kasih yang setulus-tulusnya kepada para senior, jajaran pengurus, dan segenap kader," tulis Appi dalam surat tersebut.
Appi menyebut, setiap perjalanan mengenal persimpangan. Setelah menimbang dengan saksama, ia menyatakan mengundurkan diri sebagai kader Partai Golkar, terhitung sejak tanggal surat ini.
"Sejalan dengan keputusan tersebut, tentunya saya juga menyatakan tidak bersedia diangkat sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Ketua DPD II Partai Golkar Kota Makassar," bebernya.
Wali Kota Makassar ini menekankan bahwa keputusan ini diambil dengan ikhlas, tanpa menyisakan ganjalan di hati.
Surat pengunduran dirinya, ia antarkan langsung kepada Ilham Arief Sirajuddin atau IAS selaku Ketua DPD I Golkar Sulsel. Langkah ini sebagai simbol bahwa Appi mengedepanjan etika politik yang santun.
Dalam surat itu, Appi lebih awal menyampaikan bahwa Golkar merupakan rumah tempat ia ditempa dalam dunia politik.
"Di bawah rindang beringin, saya belajar bahwa politik adalah jalan pengabdian dan bahwa karya selalu lebih nyaring daripada kata. Atas setiap kepercayaan, bimbingan, dan persaudaraan yang saya terima, saya menghaturkan terima kasih yang setulus-tulusnya kepada para senior, jajaran pengurus, dan segenap kader," tulis Appi dalam surat tersebut.
Appi menyebut, setiap perjalanan mengenal persimpangan. Setelah menimbang dengan saksama, ia menyatakan mengundurkan diri sebagai kader Partai Golkar, terhitung sejak tanggal surat ini.
"Sejalan dengan keputusan tersebut, tentunya saya juga menyatakan tidak bersedia diangkat sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Ketua DPD II Partai Golkar Kota Makassar," bebernya.
Wali Kota Makassar ini menekankan bahwa keputusan ini diambil dengan ikhlas, tanpa menyisakan ganjalan di hati.