Pelindo Bantu Atasi Krisis Air Bersih di Delapan Kelurahan Makassar
Tim SINDOmakassar
Senin, 02 November 2026 - 19:02 WIB
PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat di delapan kelurahan yang tersebar di Kecamatan Tallo dan Ujung Tanah. Foto/Istimewa
Keterbatasan akses air bersih masih menjadi persoalan bagi sebagian warga di kawasan pesisir Kota Makassar. Untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar tersebut, PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat di delapan kelurahan yang tersebar di Kecamatan Tallo dan Ujung Tanah.
Penyaluran bantuan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) ini berlangsung hampir satu bulan, sejak Oktober hingga 4 November 2026. Program tersebut menyasar warga yang mengalami kesulitan memperoleh air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.
Division Head SDM & Umum Pelindo Regional 4, Deby Rahmad Wicaksono, mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap masyarakat di sekitar wilayah operasional pelabuhan, khususnya warga yang bermukim di kawasan pesisir.
“Melalui program TJSL, kami ingin memastikan kehadiran Pelindo tidak hanya memberikan kontribusi terhadap aktivitas kepelabuhanan dan perekonomian daerah, tetapi juga menghadirkan manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Salah satunya melalui penyediaan air bersih bagi warga yang membutuhkan,” ujar Deby.
Dia menjelaskan, penyaluran bantuan dilakukan secara bertahap dengan menjangkau tiga titik distribusi setiap hari. Setiap kelurahan memperoleh alokasi bantuan sebanyak 5.000 liter air bersih untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat.
Di Kecamatan Tallo, bantuan disalurkan ke Kelurahan Tallo, Buloa, dan Kaluku Bodoa. Sementara di Kecamatan Ujung Tanah, penyaluran menjangkau lima kelurahan, yakni Cambaya, Pattingalloang, Pattingalloang Baru, Totaka, dan Camba Berua.
Menurut Deby, program tersebut tidak hanya ditujukan untuk membantu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat, tetapi juga memperkuat hubungan antara perusahaan dan lingkungan sosial di sekitar kawasan pelabuhan.
Penyaluran bantuan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) ini berlangsung hampir satu bulan, sejak Oktober hingga 4 November 2026. Program tersebut menyasar warga yang mengalami kesulitan memperoleh air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.
Division Head SDM & Umum Pelindo Regional 4, Deby Rahmad Wicaksono, mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap masyarakat di sekitar wilayah operasional pelabuhan, khususnya warga yang bermukim di kawasan pesisir.
“Melalui program TJSL, kami ingin memastikan kehadiran Pelindo tidak hanya memberikan kontribusi terhadap aktivitas kepelabuhanan dan perekonomian daerah, tetapi juga menghadirkan manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Salah satunya melalui penyediaan air bersih bagi warga yang membutuhkan,” ujar Deby.
Dia menjelaskan, penyaluran bantuan dilakukan secara bertahap dengan menjangkau tiga titik distribusi setiap hari. Setiap kelurahan memperoleh alokasi bantuan sebanyak 5.000 liter air bersih untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat.
Di Kecamatan Tallo, bantuan disalurkan ke Kelurahan Tallo, Buloa, dan Kaluku Bodoa. Sementara di Kecamatan Ujung Tanah, penyaluran menjangkau lima kelurahan, yakni Cambaya, Pattingalloang, Pattingalloang Baru, Totaka, dan Camba Berua.
Menurut Deby, program tersebut tidak hanya ditujukan untuk membantu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat, tetapi juga memperkuat hubungan antara perusahaan dan lingkungan sosial di sekitar kawasan pelabuhan.