PLN UID Sulselrabar Siagakan Ribuan Personel Jelang Nataru
Tri Yari Kurniawan
Selasa, 16 Desember 2025 - 17:53 WIB
PLN UID Sulselrabar menggelar Apel Siaga Kelistrikan Nataru sebagai bentuk kesiapan personel, peralatan, dan sistem kelistrikan selama periode Nataru. Foto/IST
Menyambut perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar) menyiapkan langkah siaga untuk memastikan pasokan listrik tetap andal dan aman. Sebanyak 79 posko siaga didirikan dengan dukungan 2.454 personel yang disiagakan di seluruh wilayah layanan.
Kesiapan tersebut ditandai melalui Apel Siaga Kelistrikan yang digelar di Kantor PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Makassar Selatan, Senin (15/12).
General Manager PLN UID Sulselrabar, Edyansyah, mengatakan bahwa berbagai upaya mitigasi telah dilakukan guna menjaga keandalan sistem kelistrikan selama masa siaga Nataru yang berlangsung mulai 15 Desember 2025 hingga 5 Januari 2026.
“Apel siaga ini merupakan bentuk kesiapan PLN dalam menghadirkan kenyamanan bagi masyarakat selama perayaan Natal dan Tahun Baru. Sejak jauh hari kami telah memastikan seluruh infrastruktur kelistrikan berada dalam kondisi prima, sekaligus menyiapkan sistem pengamanan berlapis di 226 titik prioritas,” ujar Edyansyah.
Seiring meningkatnya mobilitas masyarakat pada periode libur akhir tahun, khususnya pengguna kendaraan listrik, PLN UID Sulselrabar juga memastikan ketersediaan infrastruktur pendukung. Sebanyak 65 Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) disiagakan di 51 lokasi yang tersebar di Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat.
Dari sisi pasokan daya, proyeksi Beban Puncak (BP) Sistem Kelistrikan Sulawesi Bagian Selatan (Sulbagsel) selama periode Nataru diperkirakan mencapai 1.757 MW. Sementara itu, Daya Mampu Pasok (DMP) tercatat sebesar 2.248,3 MW, sehingga sistem masih memiliki cadangan daya sekitar 491,3 MW.
“Seluruh petugas PLN disiagakan untuk memastikan masyarakat, khususnya umat Nasrani, dapat menjalankan ibadah Natal dengan tenang dan nyaman. Ini menjadi bagian dari komitmen PLN dalam menghadirkan layanan kelistrikan yang andal dan berkelanjutan,” tambahnya.
Kesiapan tersebut ditandai melalui Apel Siaga Kelistrikan yang digelar di Kantor PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Makassar Selatan, Senin (15/12).
General Manager PLN UID Sulselrabar, Edyansyah, mengatakan bahwa berbagai upaya mitigasi telah dilakukan guna menjaga keandalan sistem kelistrikan selama masa siaga Nataru yang berlangsung mulai 15 Desember 2025 hingga 5 Januari 2026.
“Apel siaga ini merupakan bentuk kesiapan PLN dalam menghadirkan kenyamanan bagi masyarakat selama perayaan Natal dan Tahun Baru. Sejak jauh hari kami telah memastikan seluruh infrastruktur kelistrikan berada dalam kondisi prima, sekaligus menyiapkan sistem pengamanan berlapis di 226 titik prioritas,” ujar Edyansyah.
Seiring meningkatnya mobilitas masyarakat pada periode libur akhir tahun, khususnya pengguna kendaraan listrik, PLN UID Sulselrabar juga memastikan ketersediaan infrastruktur pendukung. Sebanyak 65 Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) disiagakan di 51 lokasi yang tersebar di Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat.
Dari sisi pasokan daya, proyeksi Beban Puncak (BP) Sistem Kelistrikan Sulawesi Bagian Selatan (Sulbagsel) selama periode Nataru diperkirakan mencapai 1.757 MW. Sementara itu, Daya Mampu Pasok (DMP) tercatat sebesar 2.248,3 MW, sehingga sistem masih memiliki cadangan daya sekitar 491,3 MW.
“Seluruh petugas PLN disiagakan untuk memastikan masyarakat, khususnya umat Nasrani, dapat menjalankan ibadah Natal dengan tenang dan nyaman. Ini menjadi bagian dari komitmen PLN dalam menghadirkan layanan kelistrikan yang andal dan berkelanjutan,” tambahnya.