home news

Puncak Cuaca Ekstrem di Makassar Diprediksi hingga Februari

Senin, 12 Januari 2026 - 20:30 WIB
BPBD Makassar saat melakukan penanganan pohon tumbang akibat cuaca buruk di Makassar. Foto: dok/istimewa
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem dan peningkatan curah hujan di Kota Makassar, hingga bulan depan.

Kondisi tersebut diperkirakan akan berlangsung hingga bulan Februari 2026 dan berpotensi memicu bencana hidrometeorologi.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah IV Makassar, Nasrol Adil, mengungkapkan berdasarkan hasil analisis BMKG, wilayah Kota Makassar dan sekitarnya akan mengalami peningkatan curah hujan yang cukup signifikan.

"Kami dari Balai Besar BMKG Wilayah IV Makassar memprediksi adanya peningkatan curah hujan pada bulan Januari hingga Februari, dengan akumulasi curah hujan mencapai di atas 400 milimeter dalam periode satu bulan," kata Nasrol Adil, saat memberikan keterangan pers di media center Kantor Balai Kota, usai bertemu Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, Senin (12/1/2026).

Hal itu disampaikan usai rapat koordinasi kesiapsiagaan menghadapi cuaca ekstrem, dihadiri Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin; Sekretaris Daerah Kota Makassar, Andi Zulkifly Nanda; dan Kepala BPBD Kota Makassar Fadli Tahar.

Nasrol Adil menjelaskan, tingginya curah hujan tersebut berpotensi besar menyebabkan terjadinya banjir dan tanah longsor, terutama di wilayah rawan genangan dan daerah dengan sistem drainase yang kurang optimal.

Selain itu, masyarakat pesisir juga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi peningkatan tinggi gelombang laut. "Curah hujan yang tinggi ini memiliki potensi besar menimbulkan banjir dan longsor, serta peningkatan tinggi gelombang di wilayah pesisir Kota Makassar," ujarnya dalam pernyataan resminya.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya