Pesawat ATR 400 Milik Indonesia Air Transport Hilang Kontak di Wilayah Maros-Pangkep
Tim SINDOmakassar
Sabtu, 17 Januari 2026 - 15:36 WIB
Sebuah pesawat ATR 400 milik Indonesia Air Transport, dilaporkan hilang kontak di wilayah Maros-Pangkep sekitar pukul 13.17 Wita pada Sabtu, (17/01/2026). Foto: Ilustrasi
Sebuah pesawat ATR 400 milik Indonesia Air Transport, dilaporkan hilang kontak di wilayah Maros-Pangkep sekitar pukul 13.17 Wita pada Sabtu, (17/01/2026).
Diketahui pesawat dengan rute Jogja menuju Makassar ini membawa delapan orang kru dan tiga orang penumpang hilang kontak pada titik koordinat 04*57’08” S 119*42’54”E. Laporan ini disampaikan oleh Kristanto, GM AIRNAV Makassar kepada Basarnas Makassar.
Kepala Seksi Operasional Basarnas Makassar, Andi Sultan membenarkan laporan pesawat ATR 400 milik Indonesia Air Transport yang hilang kotak tersebut. "Saat ini kami sudah menuju lokasi koordinat yang terlah disampaikan oleh AirNav sekitar Leang-leang Kabupaten Maros," kata dia.
Dirinya menjelaskan, sudah memberatkan tahap pertama lima orang anggota Basarnas untuk melakukan assesment pertama. "Dan diberangkatkan lagi 15 orang tahap kedua. Selanjutnya kami akan berangkatkan lagi potensi-potensi Basarnas lainnya sekitar 40 orang," kata dia.
Hingga saat ini, Basarnas Makassar masih melakukan pencarian di lokasi dengan berangkat menggunakan mobil truk, drone 1 unit dan rescue car 1 unit.
Diketahui pesawat dengan rute Jogja menuju Makassar ini membawa delapan orang kru dan tiga orang penumpang hilang kontak pada titik koordinat 04*57’08” S 119*42’54”E. Laporan ini disampaikan oleh Kristanto, GM AIRNAV Makassar kepada Basarnas Makassar.
Kepala Seksi Operasional Basarnas Makassar, Andi Sultan membenarkan laporan pesawat ATR 400 milik Indonesia Air Transport yang hilang kotak tersebut. "Saat ini kami sudah menuju lokasi koordinat yang terlah disampaikan oleh AirNav sekitar Leang-leang Kabupaten Maros," kata dia.
Dirinya menjelaskan, sudah memberatkan tahap pertama lima orang anggota Basarnas untuk melakukan assesment pertama. "Dan diberangkatkan lagi 15 orang tahap kedua. Selanjutnya kami akan berangkatkan lagi potensi-potensi Basarnas lainnya sekitar 40 orang," kata dia.
Hingga saat ini, Basarnas Makassar masih melakukan pencarian di lokasi dengan berangkat menggunakan mobil truk, drone 1 unit dan rescue car 1 unit.
(gus)