Opini
Menuju Setahun Kepemimpinan SAR-Kanaah, Sidrap sebagai Barometer Baru Ekonomi Sulsel
Tim SINDOmakassar
Rabu, 21 Januari 2026 - 12:04 WIB
Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif bersama Ketua TP-PKK Sidrap, Haslindah Syaharuddin didampingi Wakil Bupati Sidrap, Nurkanaah. Foto: Istimewa
Oleh: Syamsuddin Saleng
Pengamat Pemerintahan Daerah
Saat kepemimpinan Kabupaten Sidrap berpindah ke Bupati Syaharuddin Alrif (SAR) dan Wakil Bupati Nurkanaah pada tahun 2025, optimisme masyarakat akan adanya perubahan begitu besar.
Bukan karena perolehan suara Pilkada 2024 yang memenangkan pasangan SAR-Kanaah secara telak, tapi lebih karena Pilkadanya berlangsung Luber dan berkedamaian. Termasuk karena pasangan SAR-Kanaah dinilai memiliki banyak keunggulan dan plus prestasi.
Pasca ditetapkan sebagai pemenangan Pilkada 2024 SAR-Kanaah langsung tancap gas, menggencarkan konsolidasi dan membentuk tim kerja yang terdiri dari seluruh simpul pemenangan. Tim kerja yang kemudian diatribusi sebagai Tim Transisi SAR-Kanaah, yang direpresentasikan oleh perwakilan tim pemenangan dan birokrasi.
Di ruang transisi inilah, Bupati SAR melakukan eksplorasi dan memetakan potensi dan sumber daya, termasuk memetakan sumber daya anggaran dan keuangan daerah. Di ruang transisi inilah Bupati SAR berhasil membangun postulat bahwa pemerintahannya akan bekerja, optimis dan totalitas untuk membangun Sidrap yang maju dan sejahtera dengan sumberdaya yang tersedia dan terang benderang.
Optimisme dan kegembiraan masyarakat Sidrap atas keterpilihan SAR-Kanaah masih berlanjut menuju pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Sidrap periode 2025-2030 yang berlangsung pada 20 Februari 2025 di Istana Negara Jakarta.
Pengamat Pemerintahan Daerah
Saat kepemimpinan Kabupaten Sidrap berpindah ke Bupati Syaharuddin Alrif (SAR) dan Wakil Bupati Nurkanaah pada tahun 2025, optimisme masyarakat akan adanya perubahan begitu besar.
Bukan karena perolehan suara Pilkada 2024 yang memenangkan pasangan SAR-Kanaah secara telak, tapi lebih karena Pilkadanya berlangsung Luber dan berkedamaian. Termasuk karena pasangan SAR-Kanaah dinilai memiliki banyak keunggulan dan plus prestasi.
Pasca ditetapkan sebagai pemenangan Pilkada 2024 SAR-Kanaah langsung tancap gas, menggencarkan konsolidasi dan membentuk tim kerja yang terdiri dari seluruh simpul pemenangan. Tim kerja yang kemudian diatribusi sebagai Tim Transisi SAR-Kanaah, yang direpresentasikan oleh perwakilan tim pemenangan dan birokrasi.
Di ruang transisi inilah, Bupati SAR melakukan eksplorasi dan memetakan potensi dan sumber daya, termasuk memetakan sumber daya anggaran dan keuangan daerah. Di ruang transisi inilah Bupati SAR berhasil membangun postulat bahwa pemerintahannya akan bekerja, optimis dan totalitas untuk membangun Sidrap yang maju dan sejahtera dengan sumberdaya yang tersedia dan terang benderang.
Optimisme dan kegembiraan masyarakat Sidrap atas keterpilihan SAR-Kanaah masih berlanjut menuju pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Sidrap periode 2025-2030 yang berlangsung pada 20 Februari 2025 di Istana Negara Jakarta.