home news

Jenazah Esther Aprilita Korban ATR 42-500 Diberangkatkan ke Jakarta Malam Ini

Jum'at, 23 Januari 2026 - 18:33 WIB
Jenazah Esther Aprilita, tiba di area kargo Bandara Internasional Sultan Hasanuddin. Foto: SINDO Makassar/Najmi S Limonu
Jenazah korban ketiga kecelakaan pesawat ATR 42-500, Esther Aprilita, tiba di area kargo Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Maros, Jumat (24/1/2026). Esther sebelumnya berhasil diidentifikasi oleh Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Sulawesi Selatan.

Jenazah tiba menggunakan ambulans milik Biddokkes Polda Sulsel sekitar pukul 17.15 Wita dan dijadwalkan diberangkatkan ke Jakarta pada pukul 21.05 Wita.

Esther Aprilita diketahui berusia 26 tahun dan merupakan warga Perum Bukit Rancamaya, Bogor, Jawa Barat.

Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan Polda Sulsel, Muhammad Haris, sebelumnya menjelaskan bahwa proses identifikasi dilakukan dengan sejumlah metode forensik yang saling menguatkan.

“Kantong jenazah dengan nomor PM 62B.04 teridentifikasi melalui sidik jari, gigi, properti, serta ciri medis yang cocok dengan data antemortem nomor 002 atas nama Esther Aprilita. Usia 26 tahun, jenis kelamin perempuan, alamat Perum Bukit Rancamaya, Bogor, Jawa Barat,” ujarnya dalam konferensi pers di Biddokkes Polda Sulsel, Makassar.

Sebelumnya, tim DVI telah mengidentifikasi dua korban lainnya. Kedua jenazah tersebut telah diserahkan kepada keluarga dan diterbangkan ke daerah masing-masing sesuai alamat domisili.

Korban pertama diketahui sebagai pramugari Florencia Lolita Wibisono, sementara korban kedua teridentifikasi sebagai pegawai Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bernama Deden Maulana.
(man)
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya