home news

IMMIM Gelar Workshop Tahap Akhir Kemitraan Masjid

Minggu, 01 Februari 2026 - 10:54 WIB
Ikatan Masjid Muballigh Indonesia Muttahidah (IMMIM) menyelenggarakan Workshop Tahap Akhir Kemitraan Masjid yang secara resmi dibuka oleh Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) IMMIM, Dr Muhammad Ishaq
Ikatan Masjid Muballigh Indonesia Muttahidah (IMMIM) menyelenggarakan Workshop Tahap Akhir Kemitraan Masjid yang secara resmi dibuka oleh Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat (DPP) IMMIM, Dr Muhammad Ishaq Samad, MA, pada Sabtu, 1 Februari 2026, bertempat di Lantai 3 Gedung Islamic Centre Fadeli Luran IMMIM.Workshop ini merupakan bagian dari upaya strategis IMMIM dalam memperkuat tata kelola, sinergi, serta keberlanjutan program kemitraan masjid melalui pendekatan monitoring dan evaluasi program yang terstruktur dan berorientasi pada peningkatan kualitas layanan masjid kepada umat.

Dalam sambutannya, Ketua Umum DPP IMMIM Dr Muhammad Ishaq Samad, menegaskan bahwa masjid tidak hanya berfungsi sebagai pusat ibadah, tetapi juga sebagai pusat dakwah, pendidikan karakter, dan pemberdayaan umat. Oleh karena itu, program kemitraan masjid IMMIM telah berjalan selama enam bulan dan telah dikelola secara profesional, terukur, dan berkelanjutan.

“Monitoring dan evaluasi hari ini, bukan sekadar menilai program, tetapi menjadi sarana pembelajaran bersama agar masjid-masjid mitra IMMIM semakin berdaya dan berdampak nyata bagi masyarakat,” tegasnya.

Workshop ini turut dihadiri oleh Ketua Umum YASDIC IMMIM, Dr Nurfadjeri FL, yang memberikan dukungan penuh terhadap penguatan kapasitas pengurus masjid melalui program kemitraan IMMIM. Hadir pula Koordinator Program Kemitraan Masjid IMMIM, Dr. Syarif Husain Ahmad, M.Pd, para mentor kemitraan masjid, pengurus masjid pembina, serta para pengurus masjid mitra IMMIM dari berbagai wilayah.

Melalui workshop ini, para peserta mendapatkan penguatan materi terkait evaluasi program, berbagi praktik baik (best practices), serta penyusunan rekomendasi strategis untuk pengembangan kemitraan masjid ke depan. Kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan model pengelolaan masjid yang adaptif, kolaboratif, dan relevan dengan tantangan sosial-keumatan saat ini.

IMMIM menegaskan komitmennya untuk terus mendorong masjid sebagai pusat peradaban Islam yang inklusif, moderat, dan berorientasi pada kemaslahatan umat.
(gus)
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya