Dorong Pengembangan UKM, PD PERTI Sulsel dan FEBI UINAM Siap Bangkitkan Ekonomi Umat
Tim SINDOmakassar
Selasa, 10 Februari 2026 - 12:23 WIB
Fakultas Ekonomi dan Bisnis islam (FEBI) UIN Alauddin Makassar bekerjasama dengan Pengurus Daerah Persatuan Tarbiyah Islamiyah (PD PERTI) Sulsel, menggelar Dialog Refleksi Menyambut Ramadhan 1447 H.
Fakultas Ekonomi dan Bisnis islam (FEBI) UIN Alauddin Makassar bekerjasama dengan Pengurus Daerah Persatuan Tarbiyah Islamiyah (PD PERTI) Sulsel, menggelar Dialog Refleksi Menyambut Ramadhan 1447 H, dilaksanakan di BSI UMKM Center, Jalan Sungai Saddang Lama No 40 Makassar.
Dengan mengangkat tema Akselerasi Pengembangan Ekonomi Umat Berbasis UMKM Syariah yang Transformatif, Diaog yang didukung BSI in, menghadirkan pembicara yaitu, Ketua Umum PD PERTI Sulsel, Prof Dr HM Asdar, Dekan FEBI UIN Prof Amiruddin, Guru Besar UIN Alauddin Makassar, Prof Munawir, dan Perwakilan BSI, Area Manager UMKM, Dwi Agno Ganestra Chaniago.
Turut hadir Ketua MUI Sulsel, KH Najamuddin, Ketua PERWATI Sulsel, Dra Adilah Sukri Limpo, dan sejumlah pelaku UMKM.
Dalam pemaparannya, Prof Asdar menyebut Peran Lembaga Keuangan Syariah (LKS)) yang beroperasi berdasarkan prinsip bagi hasil, tanpa riba, dan transaksi halal.
Menurutnya LKS sebagai penyedia Pembiayaan Berbasis Prinsip Syariah dengan menyediakan akses modal sesuai dengan nilai-nilai Islam, tanpa riba yang memberatkan.
Prof Asdar juga mendorong LKS melalui program edukasi dan pendampingan bagi pelaku UMKM, sebagai upaya pemahaman manajemen keuangan, perencanaan bisnis, hingga strategi pengembangan usaha yang berkelanjutan.
"LKS juga didorong untuk Inklusif dan menerapkan keadilan ekonomi, yaitu memperluas akses keuangan bagi masyarakat terpinggirkan, serta mendorong distribusi kekayaan yang lebih merata, dan berkeadilan," kata dia.
Dengan mengangkat tema Akselerasi Pengembangan Ekonomi Umat Berbasis UMKM Syariah yang Transformatif, Diaog yang didukung BSI in, menghadirkan pembicara yaitu, Ketua Umum PD PERTI Sulsel, Prof Dr HM Asdar, Dekan FEBI UIN Prof Amiruddin, Guru Besar UIN Alauddin Makassar, Prof Munawir, dan Perwakilan BSI, Area Manager UMKM, Dwi Agno Ganestra Chaniago.
Turut hadir Ketua MUI Sulsel, KH Najamuddin, Ketua PERWATI Sulsel, Dra Adilah Sukri Limpo, dan sejumlah pelaku UMKM.
Dalam pemaparannya, Prof Asdar menyebut Peran Lembaga Keuangan Syariah (LKS)) yang beroperasi berdasarkan prinsip bagi hasil, tanpa riba, dan transaksi halal.
Menurutnya LKS sebagai penyedia Pembiayaan Berbasis Prinsip Syariah dengan menyediakan akses modal sesuai dengan nilai-nilai Islam, tanpa riba yang memberatkan.
Prof Asdar juga mendorong LKS melalui program edukasi dan pendampingan bagi pelaku UMKM, sebagai upaya pemahaman manajemen keuangan, perencanaan bisnis, hingga strategi pengembangan usaha yang berkelanjutan.
"LKS juga didorong untuk Inklusif dan menerapkan keadilan ekonomi, yaitu memperluas akses keuangan bagi masyarakat terpinggirkan, serta mendorong distribusi kekayaan yang lebih merata, dan berkeadilan," kata dia.