Luncurkan Program CANDI POSITIF, Perkuat Layanan Kesehatan Terintegrasi Masyarakat Pesisir
Tim SINDOmakassar
Selasa, 10 Februari 2026 - 16:41 WIB
PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi melalui Integrated Terminal (IT) Bitung meresmikan Program CANDI POSITIF (Posyandu Pesisir Sehat dan Aktif) di Posyandu Matahari III. Foto: Istimewa
PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi melalui Integrated Terminal (IT) Bitung meresmikan Program CANDI POSITIF (Posyandu Pesisir Sehat dan Aktif) di Posyandu Matahari III, Lingkungan III, Kelurahan Bitung Barat I.
Program ini menjadi bagian dari upaya penguatan layanan kesehatan masyarakat pesisir melalui pendekatan terintegrasi, berkelanjutan, dan berbasis kebutuhan lokal.
Posyandu diposisikan sebagai titik awal peningkatan derajat kesehatan masyarakat pesisir yang selama ini dihadapkan pada berbagai tantangan, mulai dari persoalan lingkungan, sanitasi, hingga rendahnya penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Kondisi tersebut berdampak langsung pada kualitas kesehatan masyarakat, khususnya nelayan yang memiliki tingkat risiko kerja cukup tinggi.
Peresmian Program CANDI POSITIF ditandai dengan pemotongan pita serta penyampaian rincian dukungan fasilitas posyandu sebagai simbol dimulainya penguatan layanan kesehatan berbasis komunitas pesisir. Melalui program ini, fungsi posyandu dikembangkan tidak hanya melayani ibu hamil dan balita, tetapi juga mencakup nelayan, lansia, remaja, serta masyarakat sekitar wilayah pesisir.
Integrated Terminal Manager Bitung, Muhammad Dody Iswanto, menyampaikan bahwa posyandu memiliki peran strategis sebagai pintu masuk peningkatan kualitas kesehatan masyarakat.
“Program CANDI POSITIF diarahkan untuk memperkuat peran posyandu sebagai layanan kesehatan terintegrasi. Selain pemeriksaan kesehatan, program ini juga mendorong edukasi PHBS dan kepedulian terhadap lingkungan pesisir agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh masyarakat,” jelas Dody.
Rangkaian kegiatan peresmian turut diisi dengan edukasi PHBS serta pemaparan dampak polusi laut terhadap kesehatan masyarakat pesisir yang disampaikan oleh tenaga kesehatan dari Puskesmas Bitung Barat. Untuk mendorong partisipasi aktif warga, panitia memberikan apresiasi berupa voucher bagi peserta yang terlibat aktif dalam sesi diskusi.
Program ini menjadi bagian dari upaya penguatan layanan kesehatan masyarakat pesisir melalui pendekatan terintegrasi, berkelanjutan, dan berbasis kebutuhan lokal.
Posyandu diposisikan sebagai titik awal peningkatan derajat kesehatan masyarakat pesisir yang selama ini dihadapkan pada berbagai tantangan, mulai dari persoalan lingkungan, sanitasi, hingga rendahnya penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Kondisi tersebut berdampak langsung pada kualitas kesehatan masyarakat, khususnya nelayan yang memiliki tingkat risiko kerja cukup tinggi.
Peresmian Program CANDI POSITIF ditandai dengan pemotongan pita serta penyampaian rincian dukungan fasilitas posyandu sebagai simbol dimulainya penguatan layanan kesehatan berbasis komunitas pesisir. Melalui program ini, fungsi posyandu dikembangkan tidak hanya melayani ibu hamil dan balita, tetapi juga mencakup nelayan, lansia, remaja, serta masyarakat sekitar wilayah pesisir.
Integrated Terminal Manager Bitung, Muhammad Dody Iswanto, menyampaikan bahwa posyandu memiliki peran strategis sebagai pintu masuk peningkatan kualitas kesehatan masyarakat.
“Program CANDI POSITIF diarahkan untuk memperkuat peran posyandu sebagai layanan kesehatan terintegrasi. Selain pemeriksaan kesehatan, program ini juga mendorong edukasi PHBS dan kepedulian terhadap lingkungan pesisir agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh masyarakat,” jelas Dody.
Rangkaian kegiatan peresmian turut diisi dengan edukasi PHBS serta pemaparan dampak polusi laut terhadap kesehatan masyarakat pesisir yang disampaikan oleh tenaga kesehatan dari Puskesmas Bitung Barat. Untuk mendorong partisipasi aktif warga, panitia memberikan apresiasi berupa voucher bagi peserta yang terlibat aktif dalam sesi diskusi.