Irtama Serahkan Penghargaan ZI WBK ke BKKBN Sulsel
Tim SINDOmakassar
Sabtu, 21 Februari 2026 - 10:37 WIB
Inspektur Utama (Irtama) BKKBN, Ucok Abdulrauf Damenta menyerahkan penghargaan ZI WBK ke Kepala BKKBN Sulsel Shodiqin. Foto: Istimewa
Dalam rangka apresiasi atas capaian reformasi birokrasi, Inspektur Utama (Irtama) BKKBN, Ucok Abdulrauf Damenta, lakukan kegiatan Pembinaan Pengawasan di Ruang Pola Kantor Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Selatan, Jumat (20/2/2026).
Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan penyerahan penghargaan Zona Integritas Wilayah Bebas dari Korupsi (ZI WBK) Tahun 2025, yang diumumkan dalam SAKIP dan ZI Award 2025 pada Februari 2026.
Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Selatan berhasil meraih penghargaan ZI WBK 2025 sebagai bentuk pengakuan atas komitmen dalam membangun tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel.
Dalam arahannya, Irtama BKKBN menekankan bahwa pencapaian ini bukanlah akhir, melainkan tanggung jawab untuk menjaga konsistensi dan integritas dalam pelayanan publik.
“Pencapaian ini merupakan pengakuan atas komitmen kuat untuk mewujudkan birokrasi yang bersih, transparan, dan melayani masyarakat secara profesional di berbagai lini layanan publik. Ke depan, komitmen ini harus terus dijaga dan ditingkatkan,” tegasnya.
Pembinaan ini bertujuan memperkuat komitmen seluruh jajaran dalam mempertahankan predikat ZI WBK dan agar kedepannya bisa meraih predikat Wilayah Birokrasi Bersih Melayani serta memastikan reformasi birokrasi berjalan berkelanjutan dan berdampak nyata bagi masyarakat.
Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan penyerahan penghargaan Zona Integritas Wilayah Bebas dari Korupsi (ZI WBK) Tahun 2025, yang diumumkan dalam SAKIP dan ZI Award 2025 pada Februari 2026.
Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Selatan berhasil meraih penghargaan ZI WBK 2025 sebagai bentuk pengakuan atas komitmen dalam membangun tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel.
Dalam arahannya, Irtama BKKBN menekankan bahwa pencapaian ini bukanlah akhir, melainkan tanggung jawab untuk menjaga konsistensi dan integritas dalam pelayanan publik.
“Pencapaian ini merupakan pengakuan atas komitmen kuat untuk mewujudkan birokrasi yang bersih, transparan, dan melayani masyarakat secara profesional di berbagai lini layanan publik. Ke depan, komitmen ini harus terus dijaga dan ditingkatkan,” tegasnya.
Pembinaan ini bertujuan memperkuat komitmen seluruh jajaran dalam mempertahankan predikat ZI WBK dan agar kedepannya bisa meraih predikat Wilayah Birokrasi Bersih Melayani serta memastikan reformasi birokrasi berjalan berkelanjutan dan berdampak nyata bagi masyarakat.
(gus)