home news

Wamenhan Tekankan Persatuan sebagai Modal Pertahanan Negara

Minggu, 22 Februari 2026 - 14:49 WIB
Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman mendampingi Wakil Menteri Pertahanan Donny Ermawan dalam penyampaian materi bertajuk “Pertahanan Negara dan Wawasan Kebangsaan” Foto: Istimewa
Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman mendampingi Wakil Menteri Pertahanan Donny Ermawan dalam penyampaian materi bertajuk “Pertahanan Negara dan Wawasan Kebangsaan” pada kegiatan Ramadan Leadership Camp di Asrama Haji Sudiang, Minggu (22/2/2026).

Kegiatan retreat yang berlangsung selama sepekan ini diikuti oleh aparatur sipil negara (ASN) lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan sebagai bagian dari penguatan kapasitas dan karakter kepemimpinan selama bulan Ramadan.

Dalam pemaparannya, Donny Ermawan menegaskan pentingnya pembekalan wawasan kebangsaan dan semangat bela negara bagi ASN sebagai bagian dari sistem pertahanan.

“Retreat yang selama satu minggu ini dengan berbagai kegiatan saya rasa bisa meningkatkan kemampuan para ASN tersebut. Mereka di-charge lagi, yang tadinya sudah mulai luntur kemudian diberikan kembali pemahaman, sehingga mereka akan bekerja lebih baik dan nasionalisme mereka akan bangkit kembali,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Sulsel atas inisiatif pembekalan tersebut. Menurutnya, antusiasme peserta terlihat jelas selama kegiatan berlangsung.

“Saya berterima kasih kepada Pak Gubernur yang telah memberikan pembekalan. Kalau saya lihat, mereka sangat antusias. ASN harus menyelesaikan tugasnya dengan baik. Saya sampaikan, modal pertahanan kita adalah persatuan,” tegasnya.

Sementara itu, Andi Sudirman Sulaiman menyampaikan bahwa materi pertahanan negara dan wawasan kebangsaan menjadi penguatan penting bagi seluruh ASN. Menurutnya, pertahanan negara bukan hanya tugas TNI dan Polri, tetapi merupakan tanggung jawab seluruh elemen bangsa, termasuk aparatur sipil negara dalam menjalankan fungsi pemerintahan dan pelayanan publik.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya