Sheikh Ahmed Ingatkan Peran Pemimpin dan Pegawai Menjaga Amanah Kerja
Tim SINDOmakassar
Selasa, 24 Februari 2026 - 11:03 WIB
Kepala Atase Agama Kedutaan Besar Kerajaan Arab Saudi, Sheikh Ahmed bin Essa Al-Hazmi, menekankan pentingnya kepemimpinan dan etos kerja yang berlandaskan amanah, keikhlasan, serta profesionalisme.
Kepala Atase Agama Kedutaan Besar Kerajaan Arab Saudi, Sheikh Ahmed bin Essa Al-Hazmi, menekankan pentingnya kepemimpinan dan etos kerja yang berlandaskan amanah, keikhlasan, serta profesionalisme (itqan) dalam Islam.
Hal itu disampaikannya saat menjadi narasumber sesi Spiritual Leadership pada Ramadhan Leadership Camp yang digelar di Asrama Haji Makassar, Sudiang, Kota Makassar, Senin, 23 Februari 2026. Dimoderatori oleh Ustadz Zulkarnain Muhammad Sanusi.
Kegiatan diikuti oleh aparatur dan peserta lingkup Pemprov Sulsel yang berjumlah hampir 1.000 orang.
Dalam pemaparannya, Sheikh Ahmed mengawali dengan ungkapan syukur kepada Allah Subhana Wa Ta'ala atas kesempatan hadir di Sulawesi Selatan. Ia juga menyampaikan terima kasih atas undangan yang diberikan dan mengaku memiliki kesan mendalam terhadap masyarakat Indonesia.
“Bangsa Indonesia adalah bangsa yang mulia dan sangat mudah dicintai oleh siapa pun yang mengenalnya. Saya datang ke Indonesia dalam rangka tugas, tetapi kecintaan kepada masyarakat Indonesia tumbuh sangat besar di hati,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa bulan Ramadhan merupakan nikmat besar dari Allah, sekaligus momentum penguatan nilai spiritual dalam kepemimpinan dan pelayanan publik.
Dalam perspektif Islam, lanjutnya, agama tidak hanya mengatur urusan ibadah, tetapi juga mencakup seluruh aspek kehidupan, termasuk hubungan antarindividu, kehidupan bermasyarakat, hingga tata kelola pemerintahan dan pekerjaan.
Hal itu disampaikannya saat menjadi narasumber sesi Spiritual Leadership pada Ramadhan Leadership Camp yang digelar di Asrama Haji Makassar, Sudiang, Kota Makassar, Senin, 23 Februari 2026. Dimoderatori oleh Ustadz Zulkarnain Muhammad Sanusi.
Kegiatan diikuti oleh aparatur dan peserta lingkup Pemprov Sulsel yang berjumlah hampir 1.000 orang.
Dalam pemaparannya, Sheikh Ahmed mengawali dengan ungkapan syukur kepada Allah Subhana Wa Ta'ala atas kesempatan hadir di Sulawesi Selatan. Ia juga menyampaikan terima kasih atas undangan yang diberikan dan mengaku memiliki kesan mendalam terhadap masyarakat Indonesia.
“Bangsa Indonesia adalah bangsa yang mulia dan sangat mudah dicintai oleh siapa pun yang mengenalnya. Saya datang ke Indonesia dalam rangka tugas, tetapi kecintaan kepada masyarakat Indonesia tumbuh sangat besar di hati,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa bulan Ramadhan merupakan nikmat besar dari Allah, sekaligus momentum penguatan nilai spiritual dalam kepemimpinan dan pelayanan publik.
Dalam perspektif Islam, lanjutnya, agama tidak hanya mengatur urusan ibadah, tetapi juga mencakup seluruh aspek kehidupan, termasuk hubungan antarindividu, kehidupan bermasyarakat, hingga tata kelola pemerintahan dan pekerjaan.