DPW ABI Sulsel Santuni 500 Anak Yatim dan Duafa di Makassar
Dewan Ghiyats Yan Galistan
Minggu, 01 Maret 2026 - 20:42 WIB
Suasana buka puasa bersama DPW ABI Sulsel dengan anak yatim dan duafa di Kantor Hukum Andi Guntur Sose, Jalan Sungai Tangka Nomor 17, Makassar, Minggu (1/3). Foto: SINDO Makassar/Dewan Ghiyats Yan
Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Ahlulbait Indonesia (ABI) Sulawesi Selatan menyantuni sekitar 500 anak yatim dan duafa dalam kegiatan buka puasa bersama Ramadan 1447 H. Kegiatan sosial ini berlangsung di Kantor Hukum Andi Guntur Sose, Jalan Sungai Tangka Nomor 17, Makassar, Minggu (1/3/2026).
Anak-anak yatim yang hadir berasal dari sekitar 20 panti asuhan di berbagai wilayah Kota Makassar. DPW ABI Sulsel juga menggandeng sejumlah lembaga mitra dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.
Ketua DPW ABI Sulsel, Dr. Imran Latief, mengatakan kegiatan berbagi dengan anak yatim merupakan agenda sosial rutin organisasi pada bulan Ramadan.
"Kegiatannya berbagi dengan anak yatim. Kita bekerja sama dengan beberapa lembaga partner, ada Yayasan Dana Mustadhafin, ada juga sebenarnya dari yayasan YBM BRI-link, ada apa namanya semacam mungkin CSR-nya BRI memberi juga sumbangsih kita," katanya, Minggu (1/3/2026).
Ia menjelaskan, kegiatan ini tidak hanya berupa santunan dan buka puasa bersama, tetapi juga bertujuan menumbuhkan kebahagiaan bagi anak-anak yatim yang hadir.
"Kalau kita kasih anak yatim itu Rp20.000, Rp50.000 kan mungkin bagi kita kecil tapi senyum-senyum mereka (anak yatim piatu) itu kan mahal sekali. Kita mungkin menganggap itu biasa saja, tetapi bagi mereka itu adalah sesuatu yang mungkin bagi mereka adalah kebahagiaan yang besar di tengah kondisi kekurangan yang mereka alami," ungkapnya kepada awak media.
Imran menyebut peserta kegiatan mencapai sekitar 400 hingga 500 anak yatim, di luar pengurus. Peserta difokuskan pada anak usia 6 hingga 13 tahun atau setara jenjang sekolah dasar hingga kelas VIII SMP.
Anak-anak yatim yang hadir berasal dari sekitar 20 panti asuhan di berbagai wilayah Kota Makassar. DPW ABI Sulsel juga menggandeng sejumlah lembaga mitra dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.
Ketua DPW ABI Sulsel, Dr. Imran Latief, mengatakan kegiatan berbagi dengan anak yatim merupakan agenda sosial rutin organisasi pada bulan Ramadan.
"Kegiatannya berbagi dengan anak yatim. Kita bekerja sama dengan beberapa lembaga partner, ada Yayasan Dana Mustadhafin, ada juga sebenarnya dari yayasan YBM BRI-link, ada apa namanya semacam mungkin CSR-nya BRI memberi juga sumbangsih kita," katanya, Minggu (1/3/2026).
Ia menjelaskan, kegiatan ini tidak hanya berupa santunan dan buka puasa bersama, tetapi juga bertujuan menumbuhkan kebahagiaan bagi anak-anak yatim yang hadir.
"Kalau kita kasih anak yatim itu Rp20.000, Rp50.000 kan mungkin bagi kita kecil tapi senyum-senyum mereka (anak yatim piatu) itu kan mahal sekali. Kita mungkin menganggap itu biasa saja, tetapi bagi mereka itu adalah sesuatu yang mungkin bagi mereka adalah kebahagiaan yang besar di tengah kondisi kekurangan yang mereka alami," ungkapnya kepada awak media.
Imran menyebut peserta kegiatan mencapai sekitar 400 hingga 500 anak yatim, di luar pengurus. Peserta difokuskan pada anak usia 6 hingga 13 tahun atau setara jenjang sekolah dasar hingga kelas VIII SMP.