home news

Jaring Talenta Muda, Balai Bahasa Sulsel Gelar Sosialisasi Duta Bahasa 2026 di FSIKP UMI

Jum'at, 06 Maret 2026 - 15:09 WIB
Sosialisasi Pemilihan Duta Bahasa Sulselbar Tahun 2026 di Fakultas Sastra, Ilmu Komunikasi dan Pendidikan Universitas Muslim Indonesia (UMI), Jumat (6/3/2026). Foto: Istimewa
Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Selatan bersama Ikatan Duta Bahasa Sulawesi Selatan–Sulawesi Barat (Sulselbar) melaksanakan sosialisasi Pemilihan Duta Bahasa Sulselbar Tahun 2026 di Fakultas Sastra, Ilmu Komunikasi dan Pendidikan Universitas Muslim Indonesia (UMI), Jumat (6/3/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari penguatan kerja sama pembinaan bahasa dan sastra, khususnya melalui peran generasi muda di lingkungan kampus.

Sosialisasi berlangsung di Ruang Senat FSIKP UMI dan dihadiri perwakilan Balai Bahasa Sulsel, yakni Ketua Tim Kerja Pembinaan Bahasa dan Sastra Suharyanto, serta Ramlah Mappau. Kegiatan dibuka langsung oleh Dekan Fakultas Sastra, Ilmu Komunikasi, dan Pendidikan (FSIKP) UMI, Dr Nurjannah Abna.

Dekan FSIKP menyampaikan apresiasi atas kehadiran Balai Bahasa Sulsel dan Ikatan Duta Bahasa Sulselbar di bulan Ramadan. Menurutnya, kegiatan ini menjadi kehormatan sekaligus wujud sinergi nyata antara UMI khususnya FSIKP dengan Balai Bahasa dalam penguatan ekosistem literasi dan kecintaan terhadap bahasa Indonesia.

Kegiatan sosialisasi dilaksanakan secara hybrid dan diikuti oleh mahasiswa/i UMI. Selain memperluas informasi, forum ini juga menjadi ruang dialog tentang manfaat program Duta Bahasa bagi pengembangan kapasitas mahasiswa, terutama pada aspek komunikasi, kepemimpinan, dan jejaring kolaborasi.

Pada pemaparannya, Suharyanto, menjelaskan bahwa Pemilihan Duta Bahasa berlandaskan Pasal 36 UUD 1945 serta Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2009, dengan fokus pada empat agenda utama: pembinaan, pengembangan, pelindungan bahasa dan sastra, serta internasionalisasi bahasa Indonesia.

Ia menekankan pentingnya kerja sama Balai Bahasa dengan pemangku kepentingan, termasuk melibatkan generasi muda agar program kebahasaan berjalan lebih efektif dan berdampak luas.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya