Poltekpar Makassar Buka Puasa Bersama Civitas, Mitra hingga Anak Yatim
Luqman Zainuddin
Jum'at, 06 Maret 2026 - 23:34 WIB
Direktur Poltekpar Makassar, Dr. Herry Rachmat Widjaja memberi sambutan saat buka puasa bersama. Foto: SINDO Makassar/Luqman Zainuddin
Politeknik Negeri Pariwisata (Poltekpar) Makassar menggelar kegiatan buka puasa bersama civitas akademika, mitra kerja, dan puluhan anak yatim di Hotel d’Anjong, Kampus Poltekpar Makassar, Jumat (6/3/2026).
Kegiatan yang mengusung tema “Mempererat Silaturahmi, Memperkokoh Kemitraan Strategis” ini menjadi momentum memperkuat hubungan antara institusi pendidikan tersebut dengan para mitra sekaligus berbagi kebahagiaan dengan anak yatim di bulan Ramadan.
Direktur Poltekpar Makassar, Dr. Herry Rachmat Widjaja, mengatakan kegiatan buka puasa bersama ini merupakan agenda silaturahmi yang melibatkan civitas akademika dan para mitra kerja Poltekpar.
“Kami menyelenggarakan buka puasa bersama hari ini bersama civitas akademika dan mitra kerja, serta puluhan anak yatim. Selain buka puasa, hari ini kita juga memperingati 17 Ramadan,” ujar Herry Rachmat Widjaja.
Ia menjelaskan, 17 Ramadan memiliki makna penting bagi umat Islam karena menjadi momentum turunnya wahyu pertama kepada Nabi Muhammad SAW.
“17 Ramadan bukan sekadar angka atau sejarah biasa, tetapi merupakan momen monumental di mana wahyu pertama diturunkan, lewat malaikat ke Rasulullah. Peristiwa ini mengingatkan kita sudahkah kita mengimani Islam, atau sekadar hiasan,” katanya.
Menurutnya, di tengah dinamika kehidupan modern yang semakin kompleks, Al-Qur’an tetap menjadi pedoman hidup bagi umat Islam.
Kegiatan yang mengusung tema “Mempererat Silaturahmi, Memperkokoh Kemitraan Strategis” ini menjadi momentum memperkuat hubungan antara institusi pendidikan tersebut dengan para mitra sekaligus berbagi kebahagiaan dengan anak yatim di bulan Ramadan.
Direktur Poltekpar Makassar, Dr. Herry Rachmat Widjaja, mengatakan kegiatan buka puasa bersama ini merupakan agenda silaturahmi yang melibatkan civitas akademika dan para mitra kerja Poltekpar.
“Kami menyelenggarakan buka puasa bersama hari ini bersama civitas akademika dan mitra kerja, serta puluhan anak yatim. Selain buka puasa, hari ini kita juga memperingati 17 Ramadan,” ujar Herry Rachmat Widjaja.
Ia menjelaskan, 17 Ramadan memiliki makna penting bagi umat Islam karena menjadi momentum turunnya wahyu pertama kepada Nabi Muhammad SAW.
“17 Ramadan bukan sekadar angka atau sejarah biasa, tetapi merupakan momen monumental di mana wahyu pertama diturunkan, lewat malaikat ke Rasulullah. Peristiwa ini mengingatkan kita sudahkah kita mengimani Islam, atau sekadar hiasan,” katanya.
Menurutnya, di tengah dinamika kehidupan modern yang semakin kompleks, Al-Qur’an tetap menjadi pedoman hidup bagi umat Islam.