IM3 Perkenalkan Satspam+ di Makassar, Operator Pertama Lindungi WhatsApp Call
Tim SINDOmakassar
Minggu, 08 Maret 2026 - 11:01 WIB
Indosat Ooredoo Hutchison melalui brand IM3 gencar memperkenalkan fitur perlindungan digital Satspam+ kepada pelanggan di Makassar melalui kegiatan bertajuk Bookber Satspam+. Foto/Istimewa
Indosat Ooredoo Hutchison melalui brand IM3 gencar memperkenalkan fitur perlindungan digital Satspam+ kepada pelanggan di Makassar melalui kegiatan bertajuk Bookber Satspam+. Acara tersebut digelar di Vaan in Sky Makassar pada Sabtu (7/3/2026).
Kegiatan ini dikemas dalam rangkaian acara buka puasa bersama yang memadukan hiburan, edukasi, dan refleksi Ramadan. Selain menjadi momentum pengenalan fitur baru, acara tersebut juga menjadi ajang silaturahmi masyarakat dengan berbagai aktivitas seperti kajian Ramadan, kelas kreator konten, hingga penampilan musisi nasional Sal Priadi.
Acting Officer Head of Circle Kalisumapa IOH, Yogo Pandego Bagus Widodo, menjelaskan bahwa Satspam+ merupakan bagian dari upaya perusahaan memperkuat perlindungan digital pelanggan di tengah meningkatnya ancaman penipuan berbasis komunikasi.
Menurutnya, kemajuan teknologi komunikasi memang membawa banyak manfaat bagi masyarakat. Namun di sisi lain, perkembangan tersebut juga dimanfaatkan oleh pihak tidak bertanggung jawab untuk melakukan berbagai modus penipuan melalui telepon, SMS, maupun aplikasi pesan instan.
Berdasarkan data dari Indonesia Anti Scam Center, tercatat sekitar 2.530 laporan kasus penipuan digital dengan total kerugian masyarakat mencapai hampir Rp106 miliar.
“Jangan sampai hal ini terjadi pada kita semua. Kita harus benar-benar berhati-hati,” ujar Yogo.
Ia menjelaskan, Satspam+ dirancang sebagai solusi perlindungan komunikasi bagi pelanggan dengan kemampuan mendeteksi dan memblokir nomor yang terindikasi sebagai spam atau berpotensi melakukan penipuan.
Kegiatan ini dikemas dalam rangkaian acara buka puasa bersama yang memadukan hiburan, edukasi, dan refleksi Ramadan. Selain menjadi momentum pengenalan fitur baru, acara tersebut juga menjadi ajang silaturahmi masyarakat dengan berbagai aktivitas seperti kajian Ramadan, kelas kreator konten, hingga penampilan musisi nasional Sal Priadi.
Acting Officer Head of Circle Kalisumapa IOH, Yogo Pandego Bagus Widodo, menjelaskan bahwa Satspam+ merupakan bagian dari upaya perusahaan memperkuat perlindungan digital pelanggan di tengah meningkatnya ancaman penipuan berbasis komunikasi.
Menurutnya, kemajuan teknologi komunikasi memang membawa banyak manfaat bagi masyarakat. Namun di sisi lain, perkembangan tersebut juga dimanfaatkan oleh pihak tidak bertanggung jawab untuk melakukan berbagai modus penipuan melalui telepon, SMS, maupun aplikasi pesan instan.
Berdasarkan data dari Indonesia Anti Scam Center, tercatat sekitar 2.530 laporan kasus penipuan digital dengan total kerugian masyarakat mencapai hampir Rp106 miliar.
“Jangan sampai hal ini terjadi pada kita semua. Kita harus benar-benar berhati-hati,” ujar Yogo.
Ia menjelaskan, Satspam+ dirancang sebagai solusi perlindungan komunikasi bagi pelanggan dengan kemampuan mendeteksi dan memblokir nomor yang terindikasi sebagai spam atau berpotensi melakukan penipuan.