Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Resmi Aktifkan Satgas Ramadan dan Idulfitri
Tim SINDOmakassar
Senin, 09 Maret 2026 - 14:54 WIB
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi resmi mengaktifkan Satgas Ramadan dan Idulfitri 1447 H guna memastikan kelancaran penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) dan LPG selama masa Ramadan dan Idulfitri.
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi resmi mengaktifkan Satuan Tugas (Satgas) Ramadan dan Idulfitri 1447 H guna memastikan kelancaran penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) dan LPG selama masa Ramadan hingga Idulfitri.
Pembukaan Satgas tersebut dilaksanakan di Kantor Unit Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi pada Senin, (9/03/2026). Satgas ini akan bertugas melakukan pengendalian dan pemantauan penyaluran energi selama periode 9 Maret hingga 1 April 2026, untuk memastikan pasokan BBM dan LPG tetap aman serta pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal.
Berdasarkan proyeksi mobilitas masyarakat selama libur Ramadan dan Idulfitri 2026, puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada 14 Maret 2026 (Arus Mudik I) serta 19–20 Maret 2026 (Arus Mudik II).
Sementara itu, puncak arus balik diprediksi berlangsung pada 29 Maret 2026. Mengantisipasi peningkatan kebutuhan energi pada periode tersebut, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi telah menyiapkan berbagai langkah penguatan operasional guna memastikan distribusi energi tetap berjalan lancar.
Pembentukan Satgas ini juga menjadi bagian dari komitmen Pertamina dalam menghadapi berbagai dinamika dan isu yang berkembang di masyarakat, termasuk terkait kualitas produk, layanan di SPBU, maupun berbagai informasi lain yang beredar.
Melalui Satgas Ramadan dan Idul Fitri, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memperkuat koordinasi lintas fungsi guna memastikan operasional distribusi energi berjalan sesuai ketentuan serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menyampaikan bahwa pembentukan Satgas Ramadan dan Idul Fitri merupakan langkah strategis untuk memastikan masyarakat tetap mendapatkan layanan energi yang optimal selama periode Ramadan dan Idulfitri.
Pembukaan Satgas tersebut dilaksanakan di Kantor Unit Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi pada Senin, (9/03/2026). Satgas ini akan bertugas melakukan pengendalian dan pemantauan penyaluran energi selama periode 9 Maret hingga 1 April 2026, untuk memastikan pasokan BBM dan LPG tetap aman serta pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal.
Berdasarkan proyeksi mobilitas masyarakat selama libur Ramadan dan Idulfitri 2026, puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada 14 Maret 2026 (Arus Mudik I) serta 19–20 Maret 2026 (Arus Mudik II).
Sementara itu, puncak arus balik diprediksi berlangsung pada 29 Maret 2026. Mengantisipasi peningkatan kebutuhan energi pada periode tersebut, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi telah menyiapkan berbagai langkah penguatan operasional guna memastikan distribusi energi tetap berjalan lancar.
Pembentukan Satgas ini juga menjadi bagian dari komitmen Pertamina dalam menghadapi berbagai dinamika dan isu yang berkembang di masyarakat, termasuk terkait kualitas produk, layanan di SPBU, maupun berbagai informasi lain yang beredar.
Melalui Satgas Ramadan dan Idul Fitri, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memperkuat koordinasi lintas fungsi guna memastikan operasional distribusi energi berjalan sesuai ketentuan serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menyampaikan bahwa pembentukan Satgas Ramadan dan Idul Fitri merupakan langkah strategis untuk memastikan masyarakat tetap mendapatkan layanan energi yang optimal selama periode Ramadan dan Idulfitri.