home news

Kunjungi Bone, Sinjai dan Bulukumba, Andi Waris Halid Temukan Banyak PAUD Minim Fasilitas

Rabu, 11 Maret 2026 - 13:36 WIB
Anggota DPD RI, Andi Waris Halid melakukan kunjungan daerah dapil (Kundapil) sekaligus safari Ramadan dan silaturahmi dengan masyarakat di tiga kabupaten di Sulawesi Selatan. Foto: Istimewa
Anggota DPD RI, Andi Waris Halid melakukan kunjungan daerah dapil (Kundapil) sekaligus safari Ramadan dan silaturahmi dengan masyarakat di tiga kabupaten di Sulawesi Selatan, yakni Kabupaten Bone, Kabupaten Sinjai, dan Kabupaten Bulukumba.

Kegiatan ini menjadi momentum untuk menyerap langsung aspirasi masyarakat sekaligus mempererat silaturahmi di bulan suci Ramadan dan sekaligus pembagian sembako.

Pada salah satu agenda pertemuan, Andi Waris Halid berdialog dengan para Bunda dan Yanda PAUD, yaitu para pengelola dan pendidik Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keterbukaan, di mana para pendidik menyampaikan berbagai persoalan yang mereka hadapi di lapangan.

"Salah satu persoalan utama yang muncul hampir di setiap daerah yang dikunjungi adalah minimnya fasilitas pendidikan untuk PAUD, khususnya terkait sarana komputer dan perangkat digital yang dinilai masih sangat terbatas," kata Waris.

Para Bunda dan Yanda PAUD menyampaikan bahwa di tengah tuntutan pembelajaran yang semakin adaptif terhadap teknologi, banyak lembaga PAUD di daerah masih belum memiliki perangkat komputer yang memadai, baik untuk kebutuhan administrasi maupun untuk mendukung pembelajaran digital bagi anak-anak.

Waris menuturkan, selain keterbatasan fasilitas teknologi, para pengelola PAUD juga menyampaikan kondisi fisik bangunan sekolah yang masih memprihatinkan. Di beberapa tempat, ruang kelas mengalami kerusakan seperti atap yang bocor, sehingga saat musim hujan kegiatan belajar mengajar sering terganggu.

"Tidak sedikit pula PAUD yang hanya memiliki fasilitas bermain yang sangat sederhana, padahal sarana bermain merupakan bagian penting dalam proses belajar anak usia dini," ujarnya.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya