Tinjau Masjid Ramah Pemudik, Menag Doakan para Musafir Selamat sampai Tujuan
Tim SINDOmakassar
Kamis, 19 Maret 2026 - 09:17 WIB
Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar, hadir langsung meninjau fasilitas salah satu "Masjid Ramah Pemudik" Foto: Istimewa
Masjid Jami' Al-Azhar Jakapermai sore itu tampak lebih ramai. Di penghujung Ramadan, masjid ini menjadi tempat singgah sementara para pemudik.
Saat lelah perjalanan mendera pemudik, masjid ini hadir sebagai oase yang menawarkan lebih dari sekadar tempat bernaung, ia menawarkan kehangatan sebuah "rumah" bagi mereka yang sedang dalam perjalanan menjemput rindu ke tanah ibu.
Suasana semakin hangat saat Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar, hadir langsung meninjau fasilitas salah satu "Masjid Ramah Pemudik" tersebut. Tak ada sekat, Menag membaur dan menyapa para musafir yang tengah beristirahat.
"Siapa di sini yang mudik?" tanya Menag dengan nada akrab. Pertanyaan itu seketika disambut sorai riuh masyarakat. Ada yang menjawab naik motor, bus, hingga kereta. Senyum merekah di wajah-wajah letih para perantau maupun warga asli sekitar yang ikut berkumpul untuk sekedar berburu takjil.
Menag pun menitipkan pesan dan doa tulus bagi mereka yang akan menempuh perjalanan jauh. "Jadi Bapak Ibu semuanya, hati-hati di jalan, saya doakan semoga selamat sampai tujuan. Semoga dapat berkumpul dengan keluarganya dan bahagia, dan insyaallah dapat berlebaran bersama. Salam kami untuk keluarganya," tutur Menag dengan senyum, Rabu (18/3/2026).
Tak lupa, Menag memberikan empati terdalam bagi mereka yang tahun ini harus mengubur keinginan pulang kampung. Beliau mengajak agar jarak fisik tidak memutus aliran doa untuk orang tua di kampung halaman.
"Untuk Bapak Ibu yang tidak pulang kampung, yang tidak sempat, doakan orang tuanya di sana. Semoga mereka mendapatkan berkah juga, semoga amal jariahnya dilipatkan pahalanya, dan juga semoga diampuni semua dosa-dosanya," pesannya.
Saat lelah perjalanan mendera pemudik, masjid ini hadir sebagai oase yang menawarkan lebih dari sekadar tempat bernaung, ia menawarkan kehangatan sebuah "rumah" bagi mereka yang sedang dalam perjalanan menjemput rindu ke tanah ibu.
Suasana semakin hangat saat Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar, hadir langsung meninjau fasilitas salah satu "Masjid Ramah Pemudik" tersebut. Tak ada sekat, Menag membaur dan menyapa para musafir yang tengah beristirahat.
"Siapa di sini yang mudik?" tanya Menag dengan nada akrab. Pertanyaan itu seketika disambut sorai riuh masyarakat. Ada yang menjawab naik motor, bus, hingga kereta. Senyum merekah di wajah-wajah letih para perantau maupun warga asli sekitar yang ikut berkumpul untuk sekedar berburu takjil.
Menag pun menitipkan pesan dan doa tulus bagi mereka yang akan menempuh perjalanan jauh. "Jadi Bapak Ibu semuanya, hati-hati di jalan, saya doakan semoga selamat sampai tujuan. Semoga dapat berkumpul dengan keluarganya dan bahagia, dan insyaallah dapat berlebaran bersama. Salam kami untuk keluarganya," tutur Menag dengan senyum, Rabu (18/3/2026).
Tak lupa, Menag memberikan empati terdalam bagi mereka yang tahun ini harus mengubur keinginan pulang kampung. Beliau mengajak agar jarak fisik tidak memutus aliran doa untuk orang tua di kampung halaman.
"Untuk Bapak Ibu yang tidak pulang kampung, yang tidak sempat, doakan orang tuanya di sana. Semoga mereka mendapatkan berkah juga, semoga amal jariahnya dilipatkan pahalanya, dan juga semoga diampuni semua dosa-dosanya," pesannya.