home news

Dari Bone untuk Dunia, Sekolah Unggulan KKSS Siap Cetak Generasi Global

Senin, 23 Maret 2026 - 18:30 WIB
Program pembangunan Sekolah Unggulan Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) menunjukkan progres signifikan. Foto: Istimewa
Program pembangunan Sekolah Unggulan Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) menunjukkan progres signifikan. Proyek yang digagas Ketua Umum BPP KKSS Andi Amran Sulaiman sejak peletakan batu pertama pada 20 April 2025 tersebut berhasil direalisasikan dalam waktu kurang dari satu tahun.

Sebelumnya, dalam pengukuhan BPP KKSS pada 22 Juni 2025 di JW Luwansa Hotel, Jakarta, Andi Amran Sulaiman menargetkan pembangunan Sekolah Unggulan KKSS dapat diselesaikan dalam waktu dua tahun. Namun, melalui kerja cepat Tim Satgas Pendidikan, target tersebut berhasil dipercepat hingga rampung pada 31 Desember 2025.

Keberhasilan ini tidak terlepas dari peran Satgas Pendidikan BPP KKSS yang dipimpin oleh Gogot Suharwoto bersama Muhammad Ramli Rahim selaku National Leader Project, serta AM Rezky R Mulyadi sebagai Ketua Yayasan Sekolah Unggulan KKSS.

Muhammad Ramli Rahim menyampaikan bahwa percepatan pembangunan ini merupakan hasil kerja kolektif dan komitmen kuat seluruh tim dalam menghadirkan pendidikan berkualitas bagi generasi Sulawesi Selatan.

“Sekolah ini tidak hanya dibangun secara fisik, tetapi juga disiapkan sebagai pusat pembinaan generasi unggul yang memiliki kemampuan global, penguatan karakter, serta tetap berakar pada nilai budaya Sulawesi Selatan,” ujarnya.

Selain pembangunan di Bone, Sulawesi Selatan, pengembangan jaringan Sekolah Unggulan KKSS juga terus dilakukan di berbagai daerah. Di Kalimantan Utara, tepatnya di Desa Sajau Hilir, Kabupaten Bulungan, telah dilakukan penyerahan tanah dan bangunan oleh keluarga H. Achmad Laere dan Hj. Nurpaita (Alm) kepada Yayasan Sekolah Unggulan KKSS melalui notaris pada 13 Februari 2026.

Sementara itu, di Pekanbaru, proses pemetaan dan pemecahan sertifikat lahan milik Andi Zaenal Abidin Dulung telah selesai dan tengah memasuki tahap pelepasan hak. Di Luwuk Banggai, Sulawesi Tengah, serta di Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, sejumlah aset lahan juga telah diserahkan untuk mendukung pengembangan sekolah unggulan tersebut.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya