home news

Pascasarjana UMI Mulai Transformasi Digital, Semua Layanan Berbasis Paperless

Senin, 06 April 2026 - 18:01 WIB
Direktur Pascasarjana UMI periode 2026-2030, Prof Laode Husen, memberikan keterangannya, seusai pelantikan di Gedung Al-Jibra UMI, Senin (6/4/2026). Foto: SINDO Makassar/Dewan Ghiyats Yan G
Pascasarjana Universitas Muslim Indonesia (UMI) memasuki babak baru di bawah kepemimpinan Prof. Dr. Laode Husen untuk periode 2026–2030. Transformasi digital menjadi fokus utama guna menjawab tantangan era Society 5.0.

“Pascasarjana UMI sekarang ini memasuki tahapan transformasi ke digitalisasi, dan ini kita harus mengadaptif bahwa penyelenggara pendidikan program di Pascasarjana UMI dalam menghadapi 5.0, suka tidak suka itu kita diperhadapkan dengan daya saing global,” ujarnya.

Sebagai langkah awal, Pascasarjana UMI akan menerapkan sistem pembelajaran berbasis digital secara menyeluruh, termasuk menghapus penggunaan kertas (paperless).

“Pertama kita harus terapkan dalam sistem pembelajaran berbasis digital. Ke depannya kita tidak lagi menggunakan paper-based (berbasis kertas), kita harus digital semua, dari surat menyurat hingga pembelajaran,” terangnya kepada wartawan.

Untuk mendukung ekosistem digital tersebut, Pascasarjana UMI mengoptimalkan penggunaan Learning Management System (LMS) sebagai platform utama pembelajaran virtual. Selain itu, penguatan sistem juga dilakukan melalui pengembangan konsep Space Education.

“Ke depannya saya dukung dengan aplikasi yang lain untuk memperkuat LMS yang sudah ada yaitu dalam bentuk Space Education. Di situ dalam Space Education ini semua materi pembelajaran semua ada di situ yang sudah dirancang,” paparnya usai pelantikan di Gedung Al-Jibra UMI.

Ia menjelaskan, implementasi kurikulum berbasis Space Education menjadi langkah strategis dalam menyesuaikan standar pendidikan dengan kebutuhan digital masa depan, sekaligus mendorong internasionalisasi kampus.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya