UMI dan Bank Syariah Kolaborasi, Fokus Pendidikan hingga Kesejahteraan Dosen
Dewan Ghiyats Yan Galistan
Selasa, 07 April 2026 - 17:09 WIB
Yayasan Wakaf UMI bersama manajemen Bank Syariah Nasional usai penandatanganan kerja sama di Menara BSN, Jakarta Pusat, Selasa (7/4/2026). Foto: Istimewa
Yayasan Wakaf Universitas Muslim Indonesia (UMI) menjalin kerja sama strategis dengan Bank Syariah Nasional. Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) berlangsung di Menara BSN, Jakarta Pusat, Selasa (7/4/2026).
Ketua Pengurus Yayasan Wakaf UMI, Prof. Masrurah Mokhtar, menyatakan kerja sama ini merupakan amanah yang harus dijaga dengan penuh tanggung jawab.
“Kami berharap kolaborasi ini terus tumbuh dan memberikan manfaat yang luas, tidak hanya bagi institusi, tetapi juga bagi masyarakat,” ujarnya.
Ketua Pembina Yayasan Wakaf UMI, Prof. Mansyur Ramly, menegaskan bahwa kerja sama tersebut menjadi bagian dari langkah menuju sistem yang lebih sesuai dengan nilai syariah.
“Kami ingin setiap langkah UMI selalu berada dalam cahaya kebaikan. Kerja sama ini bukan sekadar kemitraan, tetapi bagian dari ikhtiar menghadirkan keberkahan dan memperkuat ekonomi syariah untuk masa depan umat,” tegasnya.
Rektor UMI, Prof. Hambali Thalib, menilai kerja sama ini membuka peluang pengembangan yang lebih luas bagi sivitas akademika.
“Kami memandang ini sebagai awal yang baik untuk memperluas akses pendidikan, memperkuat karakter, serta menyiapkan generasi yang lebih siap menghadapi masa depan dengan nilai dan kompetensi,” ucapnya.
Ketua Pengurus Yayasan Wakaf UMI, Prof. Masrurah Mokhtar, menyatakan kerja sama ini merupakan amanah yang harus dijaga dengan penuh tanggung jawab.
“Kami berharap kolaborasi ini terus tumbuh dan memberikan manfaat yang luas, tidak hanya bagi institusi, tetapi juga bagi masyarakat,” ujarnya.
Ketua Pembina Yayasan Wakaf UMI, Prof. Mansyur Ramly, menegaskan bahwa kerja sama tersebut menjadi bagian dari langkah menuju sistem yang lebih sesuai dengan nilai syariah.
“Kami ingin setiap langkah UMI selalu berada dalam cahaya kebaikan. Kerja sama ini bukan sekadar kemitraan, tetapi bagian dari ikhtiar menghadirkan keberkahan dan memperkuat ekonomi syariah untuk masa depan umat,” tegasnya.
Rektor UMI, Prof. Hambali Thalib, menilai kerja sama ini membuka peluang pengembangan yang lebih luas bagi sivitas akademika.
“Kami memandang ini sebagai awal yang baik untuk memperluas akses pendidikan, memperkuat karakter, serta menyiapkan generasi yang lebih siap menghadapi masa depan dengan nilai dan kompetensi,” ucapnya.