Ribuan Warga Padati Pembukaan MTQ XXXIV Sulsel di Maros
Najmi S Limonu
Senin, 13 April 2026 - 07:16 WIB
Bupai Maros, AS Chaidir Syam dan Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman bersalaman dengan trofi juara umum MTQ Sulsel di antara keduanya. Foto: SINDO Makassar/Najmi S Limonu
Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXIV tingkat Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) di Kabupaten Maros resmi dibuka dengan meriah, Minggu malam (12/4/2026).
Ajang dua tahunan tersebut dibuka langsung oleh Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, di Lapangan Pallantikang.
Ribuan warga memadati lokasi acara. Sejak sore hari, masyarakat dari berbagai daerah telah berdatangan untuk menyaksikan rangkaian seremoni pembukaan MTQ, yang menjadi salah satu agenda keagamaan terbesar di Sulawesi Selatan.
Memasuki malam hari, suasana semakin semarak. Area sekitar Lapangan Pallantikang dipenuhi pengunjung yang antusias mengikuti jalannya acara.
Sebanyak 1.444 peserta dari 24 kabupaten/kota ambil bagian dalam MTQ XXXIV Sulsel. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung selama tujuh hari, mulai 12 hingga 18 April 2026.
Dalam sambutannya, Andi Sudirman Sulaiman menegaskan bahwa MTQ bukan sekadar ajang perlombaan, melainkan memiliki makna yang lebih luas bagi umat Islam.
"MTQ ini merupakan momentum strategis untuk meningkatkan kapabilitas umat Islam, sekaligus membumikan nilai-nilai Al-Qur’an di Sulawesi Selatan," ujarnya.
Ajang dua tahunan tersebut dibuka langsung oleh Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, di Lapangan Pallantikang.
Ribuan warga memadati lokasi acara. Sejak sore hari, masyarakat dari berbagai daerah telah berdatangan untuk menyaksikan rangkaian seremoni pembukaan MTQ, yang menjadi salah satu agenda keagamaan terbesar di Sulawesi Selatan.
Memasuki malam hari, suasana semakin semarak. Area sekitar Lapangan Pallantikang dipenuhi pengunjung yang antusias mengikuti jalannya acara.
Sebanyak 1.444 peserta dari 24 kabupaten/kota ambil bagian dalam MTQ XXXIV Sulsel. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung selama tujuh hari, mulai 12 hingga 18 April 2026.
Dalam sambutannya, Andi Sudirman Sulaiman menegaskan bahwa MTQ bukan sekadar ajang perlombaan, melainkan memiliki makna yang lebih luas bagi umat Islam.
"MTQ ini merupakan momentum strategis untuk meningkatkan kapabilitas umat Islam, sekaligus membumikan nilai-nilai Al-Qur’an di Sulawesi Selatan," ujarnya.