Hati-hati! Penipu Mengaku Wawali Makassar Minta Uang Sumbangan Masjid
Tim SINDOmakassar
Sabtu, 18 April 2026 - 21:20 WIB
Tangkapan layar percakapan OTK mengaku Wawali Makassar. Foto: Istimewa
Wakil Wali (Wawali) Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap aksi penipuan yang mencatut namanya.
Imbauan ini disampaikan menyusul temuan modus penipuan dengan dalih pemberian sumbangan ke masjid. Pelaku mengaku sebagai Aliyah dan menghubungi pengurus masjid atau warga dengan alasan hendak menyalurkan bantuan dana.
“Pelaku biasanya mengirimkan bukti transfer, namun kemudian mengklaim terjadi kesalahan jumlah transfer. Setelah itu, korban diminta untuk mengembalikan selisih dana yang sebenarnya tidak pernah ada,” ujarnya, Sabtu (18/04/2026).
Aliyah menegaskan, dirinya tidak pernah menyalurkan bantuan dengan cara tersebut, terlebih meminta pengembalian dana kepada penerima.
Ia mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya pada pesan atau panggilan yang mengatasnamakan pejabat, khususnya yang berkaitan dengan transaksi keuangan.
“Jika menerima pesan mencurigakan, sebaiknya segera melakukan verifikasi melalui kanal resmi atau melaporkannya kepada pihak berwenang,” tambahnya.
Pemerintah Kota Makassar turut mengimbau warga untuk selalu berhati-hati, tidak membagikan informasi pribadi, serta tidak melakukan transfer uang tanpa kejelasan.
Imbauan ini disampaikan menyusul temuan modus penipuan dengan dalih pemberian sumbangan ke masjid. Pelaku mengaku sebagai Aliyah dan menghubungi pengurus masjid atau warga dengan alasan hendak menyalurkan bantuan dana.
“Pelaku biasanya mengirimkan bukti transfer, namun kemudian mengklaim terjadi kesalahan jumlah transfer. Setelah itu, korban diminta untuk mengembalikan selisih dana yang sebenarnya tidak pernah ada,” ujarnya, Sabtu (18/04/2026).
Aliyah menegaskan, dirinya tidak pernah menyalurkan bantuan dengan cara tersebut, terlebih meminta pengembalian dana kepada penerima.
Ia mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya pada pesan atau panggilan yang mengatasnamakan pejabat, khususnya yang berkaitan dengan transaksi keuangan.
“Jika menerima pesan mencurigakan, sebaiknya segera melakukan verifikasi melalui kanal resmi atau melaporkannya kepada pihak berwenang,” tambahnya.
Pemerintah Kota Makassar turut mengimbau warga untuk selalu berhati-hati, tidak membagikan informasi pribadi, serta tidak melakukan transfer uang tanpa kejelasan.