Hari Kekayaan Intelektual Sedunia, Kemenkum Sulsel Dekatkan Layanan di Momen CFD
Tim SINDOmakassar
Minggu, 26 April 2026 - 21:15 WIB
Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenkum Sulsel) menghadirkan layanan langsung kepada masyarakat melalui momentum Car Free Day (CFD). Foto: Istimewa
Dalam rangka memperingati Hari Kekayaan Intelektual Sedunia yang jatuh setiap 26 April, Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenkum Sulsel) menghadirkan layanan langsung kepada masyarakat melalui momentum Car Free Day (CFD), Minggu (26/4/2026), di kawasan Jalan Boulevard, Makassar.
Mengusung tema “Kekayaan Intelektual dan Olahraga, Siap Berinovasi!”, kegiatan ini menjadi sarana edukasi sekaligus pelayanan publik yang lebih dekat dan mudah diakses masyarakat. Dalam kegiatan tersebut, Kanwil Kemenkum Sulsel membuka layanan konsultasi Kekayaan Intelektual (KI) serta pendampingan pendaftaran berbagai jenis KI bagi masyarakat, pelaku usaha, hingga komunitas kreatif.
Kepala Kanwil Kemenkum Sulsel, Andi Basmal, dalam keterangannya menyampaikan ucapan selamat memperingati Hari Kekayaan Intelektual Sedunia kepada seluruh masyarakat. Ia menegaskan bahwa peringatan ini bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi momentum penting untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya pelindungan KI.
“Peringatan Hari Kekayaan Intelektual Sedunia ini diharapkan menjadi refleksi bagi kita semua untuk terus mendorong peningkatan target pendaftaran dan pencatatan Kekayaan Intelektual. Selain itu, juga untuk memperkuat kesadaran masyarakat akan pentingnya melindungi karya dan inovasi yang dihasilkan,” ujar Andi Basmal.
Ia menambahkan, kehadiran layanan KI di ruang publik seperti CFD merupakan bagian dari strategi jemput bola pemerintah dalam memberikan kemudahan akses layanan kepada masyarakat, sekaligus memperluas jangkauan edukasi terkait pentingnya KI dalam mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif.
Sementara itu, Kepala Divisi Pelayanan Hukum Kanwil Kemenkum Sulsel, Demson Marihot, yang turut memantau langsung jalannya kegiatan, mendorong jajarannya untuk terus meningkatkan kualitas layanan serta memperkuat kolaborasi lintas sektor.
“Kami terus mendorong jajaran, khususnya di bidang pelayanan Kekayaan Intelektual, untuk membangun sinergi bersama pemerintah daerah serta melakukan upaya jemput bola. Hal ini penting dalam rangka meningkatkan ekosistem Kekayaan Intelektual, khususnya di Sulsel,” ungkap Demson.
Mengusung tema “Kekayaan Intelektual dan Olahraga, Siap Berinovasi!”, kegiatan ini menjadi sarana edukasi sekaligus pelayanan publik yang lebih dekat dan mudah diakses masyarakat. Dalam kegiatan tersebut, Kanwil Kemenkum Sulsel membuka layanan konsultasi Kekayaan Intelektual (KI) serta pendampingan pendaftaran berbagai jenis KI bagi masyarakat, pelaku usaha, hingga komunitas kreatif.
Kepala Kanwil Kemenkum Sulsel, Andi Basmal, dalam keterangannya menyampaikan ucapan selamat memperingati Hari Kekayaan Intelektual Sedunia kepada seluruh masyarakat. Ia menegaskan bahwa peringatan ini bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi momentum penting untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya pelindungan KI.
“Peringatan Hari Kekayaan Intelektual Sedunia ini diharapkan menjadi refleksi bagi kita semua untuk terus mendorong peningkatan target pendaftaran dan pencatatan Kekayaan Intelektual. Selain itu, juga untuk memperkuat kesadaran masyarakat akan pentingnya melindungi karya dan inovasi yang dihasilkan,” ujar Andi Basmal.
Ia menambahkan, kehadiran layanan KI di ruang publik seperti CFD merupakan bagian dari strategi jemput bola pemerintah dalam memberikan kemudahan akses layanan kepada masyarakat, sekaligus memperluas jangkauan edukasi terkait pentingnya KI dalam mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif.
Sementara itu, Kepala Divisi Pelayanan Hukum Kanwil Kemenkum Sulsel, Demson Marihot, yang turut memantau langsung jalannya kegiatan, mendorong jajarannya untuk terus meningkatkan kualitas layanan serta memperkuat kolaborasi lintas sektor.
“Kami terus mendorong jajaran, khususnya di bidang pelayanan Kekayaan Intelektual, untuk membangun sinergi bersama pemerintah daerah serta melakukan upaya jemput bola. Hal ini penting dalam rangka meningkatkan ekosistem Kekayaan Intelektual, khususnya di Sulsel,” ungkap Demson.