Kolaborasi PLN - Polda Sulsel Kunci Kelancaran Infrastruktur Listrik di Sulawesi
Tim SINDOmakassar
Senin, 27 April 2026 - 17:36 WIB
Pimpinan PLN UIP Sulawesi melakukan audiensi dengan Kapolda Sulsel Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro terkait kelancaran pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan. Foto/Istimewa
Upaya memperkuat kolaborasi dalam mendukung pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan terus dilakukan PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi. Salah satunya melalui audiensi bersama Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan yang digelar di Mapolda Sulsel, Jumat (24/4).
Pertemuan tersebut dipimpin langsung oleh General Manager PLN UIP Sulawesi, I Gusti Made Aditya San Adinatha. Turut hadir General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sulawesi Selatan, Tenggara, dan Barat (Sulselrabar), Edyansyah. Rombongan PLN diterima oleh Kapolda Sulawesi Selatan, Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro.
Audiensi ini menjadi langkah strategis PLN untuk menjaga kesinambungan koordinasi dengan aparat keamanan, sekaligus memastikan proyek-proyek ketenagalistrikan di Sulawesi Selatan berjalan lancar.
Selain mempererat silaturahmi, pertemuan ini juga dimanfaatkan untuk membahas berbagai dinamika yang dihadapi dalam pelaksanaan proyek di lapangan.
Dalam diskusi tersebut, PLN UIP Sulawesi memaparkan perannya dalam pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan, mencakup pembangkit, jaringan transmisi, hingga gardu induk.
Seluruh upaya ini ditujukan untuk meningkatkan keandalan pasokan listrik sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. PLN juga mengungkap sejumlah tantangan, mulai dari aspek sosial, potensi gangguan keamanan, hingga pentingnya perlindungan terhadap aset negara.
Sejumlah proyek prioritas yang termasuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN) turut menjadi fokus pembahasan. Di antaranya pembangunan PLTA Bakaru II (2x70 MW), SUTET 275 kV Wotu–Bungku yang masih dalam tahap pra-konstruksi, serta SUTT 150 kV Punagaya–Bantaeng yang kini memasuki tahap konstruksi. Proyek-proyek ini diharapkan dapat memperkuat sistem kelistrikan Sulawesi dan meningkatkan keandalan pasokan listrik bagi masyarakat.
Pertemuan tersebut dipimpin langsung oleh General Manager PLN UIP Sulawesi, I Gusti Made Aditya San Adinatha. Turut hadir General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sulawesi Selatan, Tenggara, dan Barat (Sulselrabar), Edyansyah. Rombongan PLN diterima oleh Kapolda Sulawesi Selatan, Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro.
Audiensi ini menjadi langkah strategis PLN untuk menjaga kesinambungan koordinasi dengan aparat keamanan, sekaligus memastikan proyek-proyek ketenagalistrikan di Sulawesi Selatan berjalan lancar.
Selain mempererat silaturahmi, pertemuan ini juga dimanfaatkan untuk membahas berbagai dinamika yang dihadapi dalam pelaksanaan proyek di lapangan.
Dalam diskusi tersebut, PLN UIP Sulawesi memaparkan perannya dalam pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan, mencakup pembangkit, jaringan transmisi, hingga gardu induk.
Seluruh upaya ini ditujukan untuk meningkatkan keandalan pasokan listrik sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. PLN juga mengungkap sejumlah tantangan, mulai dari aspek sosial, potensi gangguan keamanan, hingga pentingnya perlindungan terhadap aset negara.
Sejumlah proyek prioritas yang termasuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN) turut menjadi fokus pembahasan. Di antaranya pembangunan PLTA Bakaru II (2x70 MW), SUTET 275 kV Wotu–Bungku yang masih dalam tahap pra-konstruksi, serta SUTT 150 kV Punagaya–Bantaeng yang kini memasuki tahap konstruksi. Proyek-proyek ini diharapkan dapat memperkuat sistem kelistrikan Sulawesi dan meningkatkan keandalan pasokan listrik bagi masyarakat.