Jemaah Haji Asal Gowa Meninggal Dunia Dimakamkan di Madinah
Tim SINDOmakassar
Senin, 27 April 2026 - 18:36 WIB
Jemaah Haji yang tergabung dalam kloter lima Embarkasi Makassar yakni Nursidah Sinrang Sijarra asal Kabupaten Gowa dmakamkan di Madinah. Foto: Istimewa
Kabar duka datang dari Jemaah Haji yang tergabung dalam kloter lima Embarkasi Makassar yakni Nursidah Sinrang Sijarra asal Kabupaten Gowa, Ia meninggal dunia sehari setelah tiba di Madinah sehingga langsung di Makamkan di Pemakaman Baqi Kota Madinah.
Ketua Kloter Enam Muh Sadli mengatakan, jemaah haji tersebut wafat pada Minggu, 26 April 2026 sekitar pukul 16.40 (WAS). Berdasarkan informasi yang diterima, almarhumah meninggal akibat septic shock setelah sempat mendapatkan perawatan di rumah sakit setempat.
"Kami selaku ketua dan petugas kloter tentu merasa kehilangan atas wafatnya salah satu jemaah kami yang baru beberapa hari tiba di Madinah, ini merupakan ujian pertama bagi kami, akan tetapi kami ikhlas, mungkin ini sudah jalan terbaik yang diberikan Allah kepada Almarhumah, dan pihak keluarga juga yang kami hubungi sudah mengikhlaskan kepergian Almarhumah," kata dia.
Dirinya menjelaskan, seluruh jemaah kloter lima Embarkasi Makassar akan melaksanakan salat ghoib khusus untuk almarhumah. "Semoga kami bisa memastikan seluruh rangkaian ibadahnya di tanah suci bisa tuntas dan lancar serta kami berikhtiar membawa seluruh jemaah yg ada saat ini kembali ke tanah air dan berkumpul kembali dengan keluarganya," lanjutnya.
Dirinya mengatakan, saat sakit petugas kesehatan di kloter 5 upg sudah berupaya maksimal memberikan pelayanan dan perawatan terbaik kepada almarhumah sejak di tanah air sampai wafat di Madinah.
"Akan tetapi takdir berkehendak lain, Almarhumah ditakdirkan wafat dan dimakamkan di tanah suci, kami bersama seluruh petugas akan senantiasa berupaya keras mendampingi dan melayani jemaah kami , baik dari sisi kesehatannya maupun ibadahnya, dengan harapan kami bisa membawa mereka semua kembali ke tanah air dengan selamat tentunya dengan predikat haji mabruyr, mohon diata semua," ujar Sadli.
Diketahui saat ini gelombang keberangkatan Ibadah Haji tanah air terus dilakukan. Bahkan hingga saat ini di Embarkasi Makassar sudah diberangkatkan delapan kloter untuk melaksanakan ibadah di Tanah Suci Mekah.
Ketua Kloter Enam Muh Sadli mengatakan, jemaah haji tersebut wafat pada Minggu, 26 April 2026 sekitar pukul 16.40 (WAS). Berdasarkan informasi yang diterima, almarhumah meninggal akibat septic shock setelah sempat mendapatkan perawatan di rumah sakit setempat.
"Kami selaku ketua dan petugas kloter tentu merasa kehilangan atas wafatnya salah satu jemaah kami yang baru beberapa hari tiba di Madinah, ini merupakan ujian pertama bagi kami, akan tetapi kami ikhlas, mungkin ini sudah jalan terbaik yang diberikan Allah kepada Almarhumah, dan pihak keluarga juga yang kami hubungi sudah mengikhlaskan kepergian Almarhumah," kata dia.
Dirinya menjelaskan, seluruh jemaah kloter lima Embarkasi Makassar akan melaksanakan salat ghoib khusus untuk almarhumah. "Semoga kami bisa memastikan seluruh rangkaian ibadahnya di tanah suci bisa tuntas dan lancar serta kami berikhtiar membawa seluruh jemaah yg ada saat ini kembali ke tanah air dan berkumpul kembali dengan keluarganya," lanjutnya.
Dirinya mengatakan, saat sakit petugas kesehatan di kloter 5 upg sudah berupaya maksimal memberikan pelayanan dan perawatan terbaik kepada almarhumah sejak di tanah air sampai wafat di Madinah.
"Akan tetapi takdir berkehendak lain, Almarhumah ditakdirkan wafat dan dimakamkan di tanah suci, kami bersama seluruh petugas akan senantiasa berupaya keras mendampingi dan melayani jemaah kami , baik dari sisi kesehatannya maupun ibadahnya, dengan harapan kami bisa membawa mereka semua kembali ke tanah air dengan selamat tentunya dengan predikat haji mabruyr, mohon diata semua," ujar Sadli.
Diketahui saat ini gelombang keberangkatan Ibadah Haji tanah air terus dilakukan. Bahkan hingga saat ini di Embarkasi Makassar sudah diberangkatkan delapan kloter untuk melaksanakan ibadah di Tanah Suci Mekah.
(gus)