TelkomGroup Dukung Menkomdigi Wujudkan Ruang Digital Aman bagi Generasi Muda
Tim SINDOmakassar
Selasa, 28 April 2026 - 19:26 WIB
Kehadiran Menkomdigi turut didampingi Direktur Utama Telkom Dian Siswarini (paling kiri) dan Rektor Telkom University Prof. Dr. Suyanto (paling kanan). Foto/Istimewa
Upaya menciptakan ruang digital yang aman bagi generasi muda terus diperkuat melalui kolaborasi antara pemerintah, industri, dan institusi pendidikan. Hal ini tercermin dalam kehadiran Menteri Komunikasi dan Digital RI, Meutya Hafid, pada Sidang Terbuka Senat Wisuda Telkom University Periode II Tahun Akademik 2025/2026 yang berlangsung di Telkom University Convention Hall, Bandung, Sabtu (25/4).
Dalam kesempatan tersebut, ia menegaskan pentingnya literasi digital, etika teknologi, serta sinergi lintas sektor untuk mendukung implementasi Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak (PP TUNAS).
Acara wisuda ini turut dihadiri Direktur Utama PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) Dian Siswarini dan Direktur Wholesale & International Service Telkom Budi Satria Dharma Purba. Kehadiran mereka disambut langsung oleh Rektor Telkom University Prof. Dr. Suyanto beserta jajaran.
Momentum ini menjadi ajang penting dalam menanamkan nilai kepemimpinan, etika digital, serta kesiapan lulusan dalam menghadapi tantangan industri. Dengan bekal literasi digital yang kuat dan karakter adaptif, lulusan diharapkan mampu berkontribusi menuju visi Indonesia Emas 2045.
Dalam sambutannya, Menkomdigi Meutya Hafid menekankan bahwa lulusan Telkom University tidak hanya membawa gelar akademik, tetapi juga tanggung jawab untuk ikut membentuk masa depan digital Indonesia. Ia menyoroti peran strategis generasi muda dalam menciptakan ruang digital yang aman, sehat, dan berkeadilan sesuai amanat PP TUNAS.
“Bekal ilmu ini menempatkan adik-adik agar tidak sekadar mengikuti arus digitalisasi, tapi juga berani mengambil langkah mengambil peran sebagai penggerak dan juga untuk menciptakan nilai memperluas manfaat teknologi dan memperkuat daya saing bangsa khususnya di bidang digital,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa tantangan di ruang digital kini semakin kompleks, mulai dari percepatan teknologi hingga maraknya misinformasi. Karena itu, generasi muda diharapkan mampu menjadi agen literasi digital di tengah masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, ia menegaskan pentingnya literasi digital, etika teknologi, serta sinergi lintas sektor untuk mendukung implementasi Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak (PP TUNAS).
Acara wisuda ini turut dihadiri Direktur Utama PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) Dian Siswarini dan Direktur Wholesale & International Service Telkom Budi Satria Dharma Purba. Kehadiran mereka disambut langsung oleh Rektor Telkom University Prof. Dr. Suyanto beserta jajaran.
Momentum ini menjadi ajang penting dalam menanamkan nilai kepemimpinan, etika digital, serta kesiapan lulusan dalam menghadapi tantangan industri. Dengan bekal literasi digital yang kuat dan karakter adaptif, lulusan diharapkan mampu berkontribusi menuju visi Indonesia Emas 2045.
Dalam sambutannya, Menkomdigi Meutya Hafid menekankan bahwa lulusan Telkom University tidak hanya membawa gelar akademik, tetapi juga tanggung jawab untuk ikut membentuk masa depan digital Indonesia. Ia menyoroti peran strategis generasi muda dalam menciptakan ruang digital yang aman, sehat, dan berkeadilan sesuai amanat PP TUNAS.
“Bekal ilmu ini menempatkan adik-adik agar tidak sekadar mengikuti arus digitalisasi, tapi juga berani mengambil langkah mengambil peran sebagai penggerak dan juga untuk menciptakan nilai memperluas manfaat teknologi dan memperkuat daya saing bangsa khususnya di bidang digital,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa tantangan di ruang digital kini semakin kompleks, mulai dari percepatan teknologi hingga maraknya misinformasi. Karena itu, generasi muda diharapkan mampu menjadi agen literasi digital di tengah masyarakat.