Layanan Makkah Route Permudah Jemaah, Imigrasi Tak Lagi di Arab Saudi
Tim SINDOmakassar
Minggu, 03 Mei 2026 - 15:38 WIB
Proses pelayanan jemaah haji melalui program Makkah Route di Embarkasi Makassar kembali mendapat apresiasi. Foto: Istimewa
Proses pelayanan jemaah haji melalui program Makkah Route di Embarkasi Makassar kembali mendapat apresiasi.
Ketua Tim Makkah Route Embarkasi Makassar, Obaid Fala Alotaibi, menuturkan, layanan ini mampu memangkas waktu pemeriksaan dan memberikan kenyamanan lebih bagi jemaah asal Indonesia.
Menurut Obaid, proses Makkah Route merupakan salah satu bentuk kerja sama Pemerintah Arab Saudi dengan Pemerintah Indonesia dalam meningkatkan kualitas layanan haji, khususnya pada tahapan pemeriksaan dokumen dan imigrasi.
"Proses ini hanya membutuhkan waktu sekitar 2–3 menit jika ada kendala. Namun jika sistem berjalan lancar, bisa selesai kurang dari 5 detik,” ujarnya saat ditemui di Bandara Internasional Sultan Hasuddin, minggu (3/5/2026).
Dia menjelaskan, program ini memungkinkan seluruh proses keimigrasian diselesaikan di bandara keberangkatan di Indonesia.
Dengan demikian, setibanya di Arab Saudi, jemaah tidak perlu lagi antre pemeriksaan imigrasi. "Nanti saat jemaah tiba di bandara di Arab Saudi, mereka langsung menuju bus dan diberangkatkan ke hotel. Bahkan, bagasi mereka sudah menunggu di hotel masing-masing," jelasnya melalui penerjemah bahasa.
Obaid menambahkan, sistem ini dirancang untuk memberikan rasa nyaman bagi jemaah dalam menjalankan ibadah haji.
Ketua Tim Makkah Route Embarkasi Makassar, Obaid Fala Alotaibi, menuturkan, layanan ini mampu memangkas waktu pemeriksaan dan memberikan kenyamanan lebih bagi jemaah asal Indonesia.
Menurut Obaid, proses Makkah Route merupakan salah satu bentuk kerja sama Pemerintah Arab Saudi dengan Pemerintah Indonesia dalam meningkatkan kualitas layanan haji, khususnya pada tahapan pemeriksaan dokumen dan imigrasi.
"Proses ini hanya membutuhkan waktu sekitar 2–3 menit jika ada kendala. Namun jika sistem berjalan lancar, bisa selesai kurang dari 5 detik,” ujarnya saat ditemui di Bandara Internasional Sultan Hasuddin, minggu (3/5/2026).
Dia menjelaskan, program ini memungkinkan seluruh proses keimigrasian diselesaikan di bandara keberangkatan di Indonesia.
Dengan demikian, setibanya di Arab Saudi, jemaah tidak perlu lagi antre pemeriksaan imigrasi. "Nanti saat jemaah tiba di bandara di Arab Saudi, mereka langsung menuju bus dan diberangkatkan ke hotel. Bahkan, bagasi mereka sudah menunggu di hotel masing-masing," jelasnya melalui penerjemah bahasa.
Obaid menambahkan, sistem ini dirancang untuk memberikan rasa nyaman bagi jemaah dalam menjalankan ibadah haji.