home news

PLN Siap Pasok Listrik 27 MVA untuk Pabrik Baja PT Sinar Tjokro Steel di Maros

Sabtu, 09 Mei 2026 - 11:12 WIB
PT PLN menegaskan komitmennya dalam mendukung pertumbuhan industri & ekonomi di Sulsel melalui penyediaan pasokan listrik andal bagi pabrik smelter feronikel PT Sinar Tjokro Steel (STS). Foto/IST
PT PLN (Persero) menegaskan komitmennya dalam mendukung pertumbuhan industri dan ekonomi di Sulawesi Selatan melalui penyediaan pasokan listrik andal bagi pabrik smelter feronikel milik PT Sinar Tjokro Steel (STS). Untuk mendukung operasional industri tersebut, PLN akan menyuplai kebutuhan listrik sebesar 27 mega volt ampere (MVA) di Kabupaten Maros.

Komitmen itu ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PJBTL) antara Manager PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Makassar Utara, Martinus Irianto Pasensi dan Direktur PT STS, Lin Bo.

Penandatanganan tersebut turut disaksikan oleh General Manager PLN Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar), Edyansyah, serta General Manager PLN Unit Induk Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban (UIP3B) Sulawesi, Fermi Trafianto. Dalam kesempatan itu, Perwakilan PT STS, Sukianto Tjahyadi, menyampaikan apresiasi atas respons cepat dan layanan yang diberikan PLN.

"Saya mewakili PT STS mengucapkan terima kasih kepada PLN atas dukungan listrik yang akan disalurkan. Kami berharap dengan pasokan listrik PLN ke depannya usaha pabrik baja ini akan berkembang dan kami akan menambah pasokan daya listrik," ungkap Sukianto.

Sementara itu, General Manager PLN UID Sulselrabar, Edyansyah, mengatakan PLN siap memberikan dukungan penuh terhadap kebutuhan energi sektor industri, termasuk industri smelter yang memerlukan daya besar untuk operasionalnya.

“Industri baja membutuhkan energi listrik yang sangat besar. PLN siap memenuhinya dengan pasokan listrik yang andal, berkualitas, dan harga yang kompetitif,” ujar Edyansyah.

Ia menambahkan, sebagai BUMN penyedia tenaga listrik, PLN terus berupaya memastikan ketersediaan pasokan listrik hingga ke berbagai wilayah guna mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. Menurutnya, dukungan kelistrikan untuk sektor industri dan bisnis dapat menciptakan multiplier effect bagi perekonomian daerah.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya