Edukasi Safety Riding di SMKN 1 Gowa, Asmo Sulsel Ingatkan Bahaya Hilang Fokus di Jalan
Tri Yari Kurniawan
Minggu, 10 Mei 2026 - 13:43 WIB
Melalui kegiatan edukasi safety riding, Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel) menyambangi SMKN 1 Gowa pada Jumat, 8 Mei 2026. Foto/Istimewa
Kesadaran terhadap pentingnya keselamatan berkendara terus ditanamkan kepada kalangan pelajar. Melalui kegiatan edukasi safety riding, Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel) menyambangi SMKN 1 Gowa pada Jumat, 8 Mei 2026. Kegiatan ini diikuti lebih dari 40 siswa yang tampak antusias mengikuti seluruh sesi edukasi.
Program tersebut merupakan bagian dari sinergi Asmo Sulsel bersama Polres Gowa melalui Unit Kamsel dalam upaya menekan angka kecelakaan lalu lintas, khususnya di kalangan usia pelajar. Edukasi keselamatan berkendara dinilai penting diberikan sejak dini agar para siswa memiliki bekal pengetahuan sebelum aktif menggunakan kendaraan di jalan raya.
Materi edukasi disampaikan langsung oleh instruktur safety riding Asmo Sulsel, Wanny. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan berbagai kebiasaan berkendara yang aman dan benar, sekaligus mengingatkan sejumlah faktor yang kerap menjadi penyebab kecelakaan lalu lintas.
Wanny menuturkan bahwa penggunaan perlengkapan berkendara merupakan hal mendasar yang wajib diperhatikan setiap pengendara sepeda motor. Penggunaan helm, jaket, sepatu, dan perlengkapan lainnya disebut menjadi bentuk perlindungan diri saat berada di jalan.
Selain perlengkapan berkendara, para siswa juga diedukasi mengenai pentingnya menjaga konsentrasi selama berkendara. Menurut Wanny, kurangnya fokus menjadi salah satu penyebab utama kecelakaan, mulai dari penggunaan handphone saat berkendara, kurang memperhatikan kondisi sekitar, hingga memaksakan diri berkendara saat tubuh tidak dalam kondisi prima.
“Keselamatan di jalan dimulai dari diri sendiri. Ketika berkendara, kita harus benar-benar fokus dan aware terhadap kondisi sekitar. Jangan sampai karena lengah beberapa detik, justru membahayakan diri sendiri maupun orang lain,” ujar Wanny.
Ia juga menambahkan bahwa budaya berkendara aman perlu dibangun sejak usia muda. Dengan pemahaman yang baik terkait keselamatan berkendara, para pelajar diharapkan dapat menjadi generasi pengendara yang lebih disiplin dan bertanggung jawab di masa depan.
Program tersebut merupakan bagian dari sinergi Asmo Sulsel bersama Polres Gowa melalui Unit Kamsel dalam upaya menekan angka kecelakaan lalu lintas, khususnya di kalangan usia pelajar. Edukasi keselamatan berkendara dinilai penting diberikan sejak dini agar para siswa memiliki bekal pengetahuan sebelum aktif menggunakan kendaraan di jalan raya.
Materi edukasi disampaikan langsung oleh instruktur safety riding Asmo Sulsel, Wanny. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan berbagai kebiasaan berkendara yang aman dan benar, sekaligus mengingatkan sejumlah faktor yang kerap menjadi penyebab kecelakaan lalu lintas.
Wanny menuturkan bahwa penggunaan perlengkapan berkendara merupakan hal mendasar yang wajib diperhatikan setiap pengendara sepeda motor. Penggunaan helm, jaket, sepatu, dan perlengkapan lainnya disebut menjadi bentuk perlindungan diri saat berada di jalan.
Selain perlengkapan berkendara, para siswa juga diedukasi mengenai pentingnya menjaga konsentrasi selama berkendara. Menurut Wanny, kurangnya fokus menjadi salah satu penyebab utama kecelakaan, mulai dari penggunaan handphone saat berkendara, kurang memperhatikan kondisi sekitar, hingga memaksakan diri berkendara saat tubuh tidak dalam kondisi prima.
“Keselamatan di jalan dimulai dari diri sendiri. Ketika berkendara, kita harus benar-benar fokus dan aware terhadap kondisi sekitar. Jangan sampai karena lengah beberapa detik, justru membahayakan diri sendiri maupun orang lain,” ujar Wanny.
Ia juga menambahkan bahwa budaya berkendara aman perlu dibangun sejak usia muda. Dengan pemahaman yang baik terkait keselamatan berkendara, para pelajar diharapkan dapat menjadi generasi pengendara yang lebih disiplin dan bertanggung jawab di masa depan.