36 Tahun Usai Pensiun, Walangadi Disambangi Direksi Dana Pensiun Semen Tonasa
Tim SINDOmakassar
Senin, 11 Mei 2026 - 19:54 WIB
Di usia senjanya, H. Abdul Wahid Walangadi (91) menerima kunjungan langsung dari jajaran Direksi Dana Pensiun Semen Tonasa, yakni Direktur Utama A. Chaeruddin. Foto/Istimewa
Suasana haru menyelimuti kediaman H. Abdul Wahid Walangadi (91) di Tidung IV Blok 16 No.53 Perumnas Panakkukang, Makassar, Sulawesi Selatan, pada Senin (11/5/2026) siang. Di usia senjanya, ia menerima kunjungan langsung dari jajaran Direksi Dana Pensiun Semen Tonasa, yakni Direktur Utama A. Chaeruddin, bersama Direktur Dana Pensiun Semen Tonasa dan Ira Firmanti.
Abdul Wahid Walangadi yang telah menjalani masa pensiun sejak 1990 kini hidup bersama sang istri tercinta, Hj. Fien Walangadi (84). Mantan pegawai manajemen PT Semen Tonasa itu menghabiskan hari-harinya di rumah sederhana yang dirawat oleh anak-anaknya.
Kehadiran rombongan perusahaan menjadi kejutan yang sangat berarti bagi keluarga besar Walangadi. “Alhamdulillah, sungguh kami sekeluarga tak pernah menyangka jika dalam kondisi yang setua ini, setelah 36 tahun pensiun masih mendapat perhatian dari pihak Tonasa, khususnya Direktur Utama dan Direktur Dana Pensiun, Tonasa,” ujar Walangadi menyampaikan terima kasih, didampingi putrinya, Merico Walangadi, Latifa Walangadi, Yukoana Walangadi & Awal Walangadi.
Kunjungan tersebut juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-49 Dana Pensiun Semen Tonasa yang jatuh pada 12 Mei 2026.
Direktur Utama Dana Pensiun Semen Tonasa, A. Chaeruddin, menjelaskan bahwa kunjungan ini merupakan bentuk penghormatan kepada para pensiunan senior yang telah berjasa bagi perusahaan.
“Kami (Direksi dan staf) berkunjung ke kediaman Bapak Walangadi sebagai seorang penerima manfaat pensiun, dan ini bentuk penghormatan kami kepada senior yang telah berjasa, kami juga sangat berterima kasih atas penerimaan pihak keluarga,” jelas A. Chaeruddin.
Ia menambahkan bahwa HUT Dana Pensiun Semen Tonasa ke-49 mengangkat tema “Discipline to Create Sustainable Value” atau disiplin untuk menciptakan nilai berkelanjutan, yang menjadi agenda rutin tahunan perusahaan.
Abdul Wahid Walangadi yang telah menjalani masa pensiun sejak 1990 kini hidup bersama sang istri tercinta, Hj. Fien Walangadi (84). Mantan pegawai manajemen PT Semen Tonasa itu menghabiskan hari-harinya di rumah sederhana yang dirawat oleh anak-anaknya.
Kehadiran rombongan perusahaan menjadi kejutan yang sangat berarti bagi keluarga besar Walangadi. “Alhamdulillah, sungguh kami sekeluarga tak pernah menyangka jika dalam kondisi yang setua ini, setelah 36 tahun pensiun masih mendapat perhatian dari pihak Tonasa, khususnya Direktur Utama dan Direktur Dana Pensiun, Tonasa,” ujar Walangadi menyampaikan terima kasih, didampingi putrinya, Merico Walangadi, Latifa Walangadi, Yukoana Walangadi & Awal Walangadi.
Kunjungan tersebut juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-49 Dana Pensiun Semen Tonasa yang jatuh pada 12 Mei 2026.
Direktur Utama Dana Pensiun Semen Tonasa, A. Chaeruddin, menjelaskan bahwa kunjungan ini merupakan bentuk penghormatan kepada para pensiunan senior yang telah berjasa bagi perusahaan.
“Kami (Direksi dan staf) berkunjung ke kediaman Bapak Walangadi sebagai seorang penerima manfaat pensiun, dan ini bentuk penghormatan kami kepada senior yang telah berjasa, kami juga sangat berterima kasih atas penerimaan pihak keluarga,” jelas A. Chaeruddin.
Ia menambahkan bahwa HUT Dana Pensiun Semen Tonasa ke-49 mengangkat tema “Discipline to Create Sustainable Value” atau disiplin untuk menciptakan nilai berkelanjutan, yang menjadi agenda rutin tahunan perusahaan.