Polisi Selidiki Kematian Mahasiswi Ditemukan Membusuk di Kamar Kos
Dewan Ghiyats Yan Galistan
Jum'at, 15 Mei 2026 - 00:18 WIB
Kondisi jenazah KSR (24) di kamar kosnya di Kelurahan Tidung, Kecamatan Rappocini, Kota Makassar. Foto: Istimewa
Seorang wanita muda ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di dalam kamar kosnya yang berlokasi di Kelurahan Tidung, Kecamatan Rappocini, Kota Makassar, pada Rabu (13/5/2026) pagi kemarin.
Identitas korban diketahui sebagai KSR (24), wanita asal Kabupaten Toraja Utara. Ia ditemukan sudah tidak bernyawa di dalam kamar kos yang disewanya.
Kanit Reskrim Polsek Rappocini, Muh Ali Djras, mengonfirmasi penemuan jenazah tersebut. Menurutnya, warga menemukan korban sekitar pukul 10.00 Wita. “Ditemukan tadi pagi, sekitar jam 10 pagi,” jelasnya saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (14/5/2026).
Ia menambahkan bahwa kepolisian tengah melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap penyebab pasti kematian korban.“Saat ini masih lidik, kami masih mendalami apa penyebab kematiannya,” terangnya.
Berdasarkan keterangannya, lanjut dia, korban berstatus sebagai mahasiswi yang menjalani studi sekaligus bekerja di Kota Makassar. “Statusnya mahasiswi dan sambil bekerja,” singkatnya.
Usai waktu salat Dzuhur, jenazah korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Makassar. Pihak kepolisian melakukan evakuasi tersebut guna keperluan autopsi.
Hingga berita ini diturunkan, polisi terus mengumpulkan bukti dan keterangan saksi guna memperjelas penyebab meninggalnya korban.
Identitas korban diketahui sebagai KSR (24), wanita asal Kabupaten Toraja Utara. Ia ditemukan sudah tidak bernyawa di dalam kamar kos yang disewanya.
Kanit Reskrim Polsek Rappocini, Muh Ali Djras, mengonfirmasi penemuan jenazah tersebut. Menurutnya, warga menemukan korban sekitar pukul 10.00 Wita. “Ditemukan tadi pagi, sekitar jam 10 pagi,” jelasnya saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (14/5/2026).
Ia menambahkan bahwa kepolisian tengah melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap penyebab pasti kematian korban.“Saat ini masih lidik, kami masih mendalami apa penyebab kematiannya,” terangnya.
Berdasarkan keterangannya, lanjut dia, korban berstatus sebagai mahasiswi yang menjalani studi sekaligus bekerja di Kota Makassar. “Statusnya mahasiswi dan sambil bekerja,” singkatnya.
Usai waktu salat Dzuhur, jenazah korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Makassar. Pihak kepolisian melakukan evakuasi tersebut guna keperluan autopsi.
Hingga berita ini diturunkan, polisi terus mengumpulkan bukti dan keterangan saksi guna memperjelas penyebab meninggalnya korban.