home news

HUT Ke-27 SKST Jadi Momentum Perkuat Solidaritas dan Komitmen Bersama

Jum'at, 15 Mei 2026 - 07:20 WIB
Perayaan HUT ke-27 Serikat Karyawan Semen Tonasa (SKST) berlangsung hangat dan penuh kebersamaan di Ruang Auditorium Kantor Pusat PT Semen Tonasa, Rabu (13/5/2026). Foto/IST
Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Serikat Karyawan Semen Tonasa (SKST) berlangsung hangat dan penuh kebersamaan di Ruang Auditorium Kantor Pusat PT Semen Tonasa, Rabu (13/5/2026). Kegiatan ramah tamah tersebut menjadi ajang mempererat solidaritas sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam menghadapi tantangan perusahaan ke depan.

Mengusung tema “Memperkuat Solidaritas, Meneguhkan Komitmen Bersama”, kegiatan ini dihadiri Direktur Utama PT Semen Tonasa Anis, Direktur Operasi Mochamad Alfin Zaini, Direktur Keuangan dan SDM Sulaiha Muhyiddin, jajaran Band 1, pimpinan perusahaan afiliasi, pembina dan pengurus pusat SKST, para karyawan dan karyawati PT Semen Tonasa, KIKST, serta para stakeholder.

Dalam sambutannya, Direktur Utama PT Semen Tonasa, Anis, menyampaikan apresiasi atas kontribusi dan semangat kebersamaan yang terus dijaga SKST selama 27 tahun perjalanan organisasi. Menurutnya, tema yang diangkat tahun ini menjadi pengingat agar seluruh insan perusahaan tidak hanya merasa nyaman dengan kondisi yang ada, tetapi juga terus membuka diri terhadap peluang dan kemungkinan baru demi kemajuan perusahaan dan organisasi.

Anis menekankan pentingnya solidaritas dan kolaborasi di tengah tantangan industri yang semakin kompleks, khususnya di kawasan Indonesia Timur. “Kita tidak perlu berpikir bagaimana kita selamat sendiri. Kita harus berpikir bagaimana kita bisa bersama, bersatu, dan berkolaborasi. Karena saya yakin, jika kita bersatu dan membangun kolaborasi yang baik, maka kesejahteraan akan datang dengan sendirinya,” ujarnya.

Ia juga menyoroti tantangan industri yang saat ini dihadapi perusahaan, terutama terkait kondisi logistik di kawasan Indonesia Timur akibat kelangkaan BBM yang berdampak pada meningkatnya biaya distribusi.

“Kondisi regional yang terjadi saat ini, di mana terjadi kelangkaan BBM, sangat mempengaruhi biaya logistik kita. Ini menjadi tantangan utama hari ini, bagaimana kapal-kapal tidak lagi banyak beroperasi karena sebagian pemilik kapal tidak berani mengoperasikannya dengan tingginya biaya BBM saat ini. Sementara kita harus tetap mengangkut semen ke daerah-daerah Indonesia Timur. Ini menjadi tantangan kita bersama,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Umum SKST Muh. Musafir mengatakan bahwa perayaan HUT ke-27 ini bukan sekadar seremoni, melainkan momentum untuk memperkuat solidaritas dan sinergi di antara seluruh elemen perusahaan.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya