Padel for Hope, Yayasan RMHC Ajak Bersatu Wujudkan Rumah Singgah bagi Keluarga Pasien Anak
Tim SINDOmakassar
Sabtu, 16 Mei 2026 - 08:13 WIB
Aksi para peserta di lapangan Padel for Hope Vol. 2 berlangsung penuh energi dan sportivitas hingga poin terakhir.
Yayasan Ronald McDonald House Charities (Yayasan RMHC) kembali menghadirkan turnamen Padel for Hope pada 8–10 Mei 2026 di KALMA Social Club, Jakarta.
Turnamen ini menjadi bagian dari gerakan penggalangan dukungan untuk membangun Rumah Singgah kelima berkapasitas 33 kamar di RS Kemenkes Surabaya serta menghadirkan Ruang Tunggu Keluarga di RSUD Dr Abdul Moeloek, Lampung.
Melalui Padel for Hope Vol 2, lebih dari 260 peserta dari berbagai kalangan telah bergabung dalam aksi olahraga dan kepedulian sosial untuk mendukung keluarga pasien anak pejuang penyakit kronis yang selama ini terpaksa tidur di selasar rumah sakit, masjid, hingga pom bensin demi menunggu dan mendampingi anak mereka yang tengah berjuang menjalani perawatan.
Mengusung semangat perayaan Hari Keluarga Internasional dan membawa motivasi Play for a Cause, setiap pertandingan berlangsung penuh energi dan sportivitas hingga poin terakhir. Di balik atmosfer kompetitif di lapangan, terpancar suasana kekeluargaan penuh rasa solidaritas dan kepedulian yang menjadi simbol dukungan bagi anak-anak yang tengah menjalani pengobatan.
“Padel for Hope bukan sekadar ajang olahraga, tetapi gerakan kolektif yang menyatukan masyarakat untuk menghadirkan harapan bagi keluarga pasien anak dengan penyakit kronis di Indonesia. Terima kasih kepada seluruh peserta, komunitas, dan mitra sponsor yang telah mendukung ajang ini. Kontribusi yang diberikan memiliki peran besar dalam menghadirkan lebih banyak fasilitas Rumah Singgah dan Ruang Tunggu Keluarga Yayasan RMHC bagi ribuan keluarga pasien anak di berbagai daerah,” ujar Caroline Djajadiningrat, Ketua Yayasan RMHC.
Kebutuhan Rumah Singgah di Daerah yang Masih Sangat Mendesak
Data internal RS Kemenkes Surabaya mencatat bahwa sekitar 70% pasien anak berasal dari luar daerah seperti Banyuwangi, Jember, Madiun, hingga Madura, dengan sebagian keluarga harus menempuh perjalanan hingga 10 jam demi mendapatkan pengobatan terbaik bagi buah hati mereka.
Turnamen ini menjadi bagian dari gerakan penggalangan dukungan untuk membangun Rumah Singgah kelima berkapasitas 33 kamar di RS Kemenkes Surabaya serta menghadirkan Ruang Tunggu Keluarga di RSUD Dr Abdul Moeloek, Lampung.
Melalui Padel for Hope Vol 2, lebih dari 260 peserta dari berbagai kalangan telah bergabung dalam aksi olahraga dan kepedulian sosial untuk mendukung keluarga pasien anak pejuang penyakit kronis yang selama ini terpaksa tidur di selasar rumah sakit, masjid, hingga pom bensin demi menunggu dan mendampingi anak mereka yang tengah berjuang menjalani perawatan.
Mengusung semangat perayaan Hari Keluarga Internasional dan membawa motivasi Play for a Cause, setiap pertandingan berlangsung penuh energi dan sportivitas hingga poin terakhir. Di balik atmosfer kompetitif di lapangan, terpancar suasana kekeluargaan penuh rasa solidaritas dan kepedulian yang menjadi simbol dukungan bagi anak-anak yang tengah menjalani pengobatan.
“Padel for Hope bukan sekadar ajang olahraga, tetapi gerakan kolektif yang menyatukan masyarakat untuk menghadirkan harapan bagi keluarga pasien anak dengan penyakit kronis di Indonesia. Terima kasih kepada seluruh peserta, komunitas, dan mitra sponsor yang telah mendukung ajang ini. Kontribusi yang diberikan memiliki peran besar dalam menghadirkan lebih banyak fasilitas Rumah Singgah dan Ruang Tunggu Keluarga Yayasan RMHC bagi ribuan keluarga pasien anak di berbagai daerah,” ujar Caroline Djajadiningrat, Ketua Yayasan RMHC.
Kebutuhan Rumah Singgah di Daerah yang Masih Sangat Mendesak
Data internal RS Kemenkes Surabaya mencatat bahwa sekitar 70% pasien anak berasal dari luar daerah seperti Banyuwangi, Jember, Madiun, hingga Madura, dengan sebagian keluarga harus menempuh perjalanan hingga 10 jam demi mendapatkan pengobatan terbaik bagi buah hati mereka.