XLSMART DAY Kelola 2,2 Ton Sampah Tanpa ke TPA, Perkuat Komitmen ESG
Tim SINDOmakassar
Selasa, 19 Mei 2026 - 08:13 WIB
XLSMART memperkuat komitmennya terhadap penerapan prinsip ESG melalui penyelenggaraan XLSMART DAY yang menjadi bagian dari rangkaian perayaan 1st Anniversary XLSMART. Foto/Istimewa
PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) memperkuat komitmennya terhadap penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) melalui penyelenggaraan XLSMART DAY yang menjadi bagian dari rangkaian perayaan 1st Anniversary XLSMART. Digelar pada 25 April 2026 di ICE BSD Hall 1–3A, acara yang dihadiri lebih dari 15.000 pengunjung itu mencatat dampak keberlanjutan yang terukur, mulai dari pengelolaan 2.231 kilogram atau 2,2 ton sampah, pengumpulan 31 kilogram e-waste, hingga edukasi jejak karbon melalui carbon calculator.
Melalui kegiatan ini, XLSMART tidak hanya menghadirkan ruang kebersamaan bagi karyawan dan publik, tetapi juga membangun ekosistem event berkelanjutan dengan pendekatan yang lebih kolaboratif dan terukur. Implementasi tersebut diwujudkan lewat pengelolaan sampah berbasis Zero Waste to Landfill, pengumpulan sampah elektronik atau e-waste, hingga edukasi terkait emisi karbon pribadi bagi para pengunjung.
Langkah ini sekaligus melanjutkan berbagai inisiatif keberlanjutan yang sebelumnya telah dijalankan masing-masing entitas sebelum merger. Kini, praktik tersebut diperkuat dengan sistem monitoring yang lebih komprehensif serta pengukuran dampak yang lebih terstruktur.
Direktur & Chief Regulatory Officer XLSMART, Merza Fachys, mengatakan XLSMART DAY menjadi langkah penting dalam memperkuat standar event berkelanjutan yang selama ini terus dikembangkan perusahaan. Ia menyebut pihaknya percaya perayaan perusahaan dapat berjalan selaras dengan prinsip keberlanjutan melalui langkah nyata, mulai dari pengelolaan sampah, edukasi lingkungan, hingga pengukuran dampak secara lebih terukur.
"Penyelenggaraan event berskala besar memiliki tantangan tersendiri dalam pengelolaan sampah, konsumsi energi, mobilitas pengunjung, dan penggunaan material. Karena itu, melalui XLSMART DAY kami memperkuat praktik keberlanjutan yang telah berjalan sebelumnya dengan pendekatan yang lebih sistematis dan kolaboratif, mulai dari pemilahan sampah dari sumber, pengelolaan e-waste, hingga edukasi mengenai jejak karbon individu," kata dia.
Ia menambahkan, hasil yang dicatat dari XLSMART DAY menjadi fondasi penting bagi perusahaan dalam mengembangkan standar event berkelanjutan yang lebih terukur dan dapat direplikasi. “Kami percaya, perusahaan yang dicintai adalah perusahaan yang mampu memberikan manfaat lebih luas, tidak hanya melalui layanan dan inovasi, tetapi juga melalui kontribusi nyata bagi karyawan, masyarakat, dan lingkungan,” lanjutnya.
Dalam pelaksanaannya, XLSMART menggandeng Waste4Change untuk menerapkan pengelolaan sampah berbasis Zero Waste to Landfill. Sampah yang dihasilkan selama acara dipilah sejak dari sumber berdasarkan kategori organik, anorganik, dan plastik. Selanjutnya, sampah tersebut diolah melalui proses daur ulang, pengomposan dan pakan ternak, hingga dimanfaatkan sebagai bahan bakar alternatif atau Refuse-Derived Fuel (RDF), sehingga tidak ada sampah yang berakhir di Tempat Pembuangan Akhir (TPA).
Melalui kegiatan ini, XLSMART tidak hanya menghadirkan ruang kebersamaan bagi karyawan dan publik, tetapi juga membangun ekosistem event berkelanjutan dengan pendekatan yang lebih kolaboratif dan terukur. Implementasi tersebut diwujudkan lewat pengelolaan sampah berbasis Zero Waste to Landfill, pengumpulan sampah elektronik atau e-waste, hingga edukasi terkait emisi karbon pribadi bagi para pengunjung.
Langkah ini sekaligus melanjutkan berbagai inisiatif keberlanjutan yang sebelumnya telah dijalankan masing-masing entitas sebelum merger. Kini, praktik tersebut diperkuat dengan sistem monitoring yang lebih komprehensif serta pengukuran dampak yang lebih terstruktur.
Direktur & Chief Regulatory Officer XLSMART, Merza Fachys, mengatakan XLSMART DAY menjadi langkah penting dalam memperkuat standar event berkelanjutan yang selama ini terus dikembangkan perusahaan. Ia menyebut pihaknya percaya perayaan perusahaan dapat berjalan selaras dengan prinsip keberlanjutan melalui langkah nyata, mulai dari pengelolaan sampah, edukasi lingkungan, hingga pengukuran dampak secara lebih terukur.
"Penyelenggaraan event berskala besar memiliki tantangan tersendiri dalam pengelolaan sampah, konsumsi energi, mobilitas pengunjung, dan penggunaan material. Karena itu, melalui XLSMART DAY kami memperkuat praktik keberlanjutan yang telah berjalan sebelumnya dengan pendekatan yang lebih sistematis dan kolaboratif, mulai dari pemilahan sampah dari sumber, pengelolaan e-waste, hingga edukasi mengenai jejak karbon individu," kata dia.
Ia menambahkan, hasil yang dicatat dari XLSMART DAY menjadi fondasi penting bagi perusahaan dalam mengembangkan standar event berkelanjutan yang lebih terukur dan dapat direplikasi. “Kami percaya, perusahaan yang dicintai adalah perusahaan yang mampu memberikan manfaat lebih luas, tidak hanya melalui layanan dan inovasi, tetapi juga melalui kontribusi nyata bagi karyawan, masyarakat, dan lingkungan,” lanjutnya.
Dalam pelaksanaannya, XLSMART menggandeng Waste4Change untuk menerapkan pengelolaan sampah berbasis Zero Waste to Landfill. Sampah yang dihasilkan selama acara dipilah sejak dari sumber berdasarkan kategori organik, anorganik, dan plastik. Selanjutnya, sampah tersebut diolah melalui proses daur ulang, pengomposan dan pakan ternak, hingga dimanfaatkan sebagai bahan bakar alternatif atau Refuse-Derived Fuel (RDF), sehingga tidak ada sampah yang berakhir di Tempat Pembuangan Akhir (TPA).