home news

SENADA Kemenkeu Satu Goes to Campus, Mahasiswa UMI Diharap Perkuat Pemahaman Ekonomi

Kamis, 21 Mei 2026 - 07:22 WIB
UMI bekerja sama dengan Kementerian Keuangan Republik Indonesia menggelar kegiatan Sinergi dan Edukasi Keuangan Negara untuk Akademia (SENADA) Kemenkeu Satu Goes to Campus.
Universitas Muslim Indonesia (UMI) bekerja sama dengan Kementerian Keuangan Republik Indonesia menggelar kegiatan Sinergi dan Edukasi Keuangan Negara untuk Akademia (SENADA) Kemenkeu Satu Goes to Campus di Auditorium Al Jibra UMI, Jalan Urip Sumohardjo, Makassar, Rabu (20/5/2026).

Program From Theory to Practice: Bahas Keuangan Negara Bersama Praktisi Keuanganmengangkat tema “Mengenal Manajemen Aset Negara, Peran Strategis dalam Keuangan Publik”, kegiatan ini dirangkaikan dengan kuliah umum serta penandatanganan kerja sama antara Kantor Wilayah Kementerian Keuangan Sulawesi Selatan dan UMI.

Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UMI, Muhammad A Basalamah, menyampaikan bahwa kolaborasi antara UMI dan Kementerian Keuangan telah terjalin dalam berbagai program strategis, di antaranya sosialisasi Coretax hingga keterlibatan dosen-dosen UMI sebagai narasumber dalam sejumlah kegiatan Kementerian Keuangan.

Menurutnya, sinergi tersebut menjadi bagian penting dalam memperkuat pemahaman mahasiswa terhadap isu-isu ekonomi dan kebijakan publik yang terus berkembang di tengah dinamika global.

Sementara itu, Plt Rektor UMI, Prof Dr Dirgahayu A Lantara menegaskan, mahasiswa saat ini dituntut untuk memiliki pemahaman yang komprehensif mengenai kebijakan fiskal, pengelolaan keuangan negara, serta arah pembangunan nasional.

“Kegiatan ini penting karena menjadi ruang diskusi terkait berbagai topik strategis sesuai tema hari ini. Mahasiswa tidak hanya mempelajari teori di bangku kuliah, tetapi juga dapat berdiskusi langsung dengan para praktisi mengenai implementasinya di lapangan,” ujarnya.

Ia menambahkan, melalui kegiatan tersebut mahasiswa diharapkan memperoleh manfaat langsung, khususnya dalam meningkatkan literasi keuangan negara, pemahaman pengelolaan APBN, hingga wawasan mengenai tata kelola aset negara.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya