Pasar Murah Gowa Jaga Stabilitas Harga Jelang Iduladha
Herni Amir
Kamis, 21 Mei 2026 - 18:56 WIB
Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang meninjau pasar murah yang digelar menjelang Iduladha. Foto: SINDO Makassar/Herni Amir
Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, meninjau pelaksanaan Gerakan Pangan Murah yang digelar Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Gowa di halaman Kantor Camat Somba Opu, Kamis (21/5).
Kegiatan tersebut dilakukan sebagai upaya pemerintah daerah menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok sekaligus membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga terjangkau menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah.
“Pasar murah ini kita lakukan untuk menekan kenaikan harga sembako menjelang Iduladha. Biasanya masyarakat mulai mempersiapkan kebutuhan rumah tangga sehingga permintaan meningkat. Alhamdulillah antusias masyarakat sangat tinggi, terlihat dari banyaknya pembeli yang datang,” ungkap orang nomor satu di Gowa ini.
Bupati Husniah menyebut sejumlah komoditas seperti minyak goreng, telur, beras, dan gula menjadi kebutuhan yang paling diminati masyarakat karena dijual dengan harga di bawah pasaran.
“Misalnya minyak goreng, di pasaran harganya sekitar Rp20-22 ribu, namun di pasar murah ini masyarakat bisa mendapatkannya dengan harga Rp15 ribu. Tentu masyarakat sangat senang dengan adanya kegiatan seperti ini,” jelasnya.
Tingginya antusiasme masyarakat membuat stok minyak goreng sempat habis. Pada kesempatan itu, Bupati Gowa turut memborong minyak goreng untuk dibagikan kepada warga yang belum kebagian.
“Tadi sempat saya borong minyak goreng untuk dibagikan kepada masyarakat karena stoknya habis. Mereka senang sekali. Ini bentuk perhatian pemerintah kepada masyarakat, ada yang murah dan ada juga yang gratis dari Bupati,” tambah Bupati Talenrang.
Kegiatan tersebut dilakukan sebagai upaya pemerintah daerah menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok sekaligus membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga terjangkau menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah.
“Pasar murah ini kita lakukan untuk menekan kenaikan harga sembako menjelang Iduladha. Biasanya masyarakat mulai mempersiapkan kebutuhan rumah tangga sehingga permintaan meningkat. Alhamdulillah antusias masyarakat sangat tinggi, terlihat dari banyaknya pembeli yang datang,” ungkap orang nomor satu di Gowa ini.
Bupati Husniah menyebut sejumlah komoditas seperti minyak goreng, telur, beras, dan gula menjadi kebutuhan yang paling diminati masyarakat karena dijual dengan harga di bawah pasaran.
“Misalnya minyak goreng, di pasaran harganya sekitar Rp20-22 ribu, namun di pasar murah ini masyarakat bisa mendapatkannya dengan harga Rp15 ribu. Tentu masyarakat sangat senang dengan adanya kegiatan seperti ini,” jelasnya.
Tingginya antusiasme masyarakat membuat stok minyak goreng sempat habis. Pada kesempatan itu, Bupati Gowa turut memborong minyak goreng untuk dibagikan kepada warga yang belum kebagian.
“Tadi sempat saya borong minyak goreng untuk dibagikan kepada masyarakat karena stoknya habis. Mereka senang sekali. Ini bentuk perhatian pemerintah kepada masyarakat, ada yang murah dan ada juga yang gratis dari Bupati,” tambah Bupati Talenrang.