home news

Prof Hambali: Capaian SINTA dan Scopus UMI Buah dari Ketulusan Sivitas Akademika Bekerja

Jum'at, 22 Mei 2026 - 10:41 WIB
Rektor UMI, Prof Hambali Thalib, menyampaikan bahwa capaian tersebut harus dimaknai dengan rasa syukur, rendah hati, dan tanggung jawab yang lebih besar untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan.
Universitas Muslim Indonesia (UMI) kembali mencatat capaian akademik yang membanggakan di tingkat nasional. Berdasarkan pemeringkatan resmi SINTA Kemdiktisaintek Tahun 2026, UMI berhasil masuk dalam tiga besar universitas terbaik di Kota Makassar berdasarkan indikator SINTA Score Overall yang dirilis melalui laman resmi SINTA Kemdiktisaintek, Kamis (21/5/2026).

Dalam pemeringkatan tersebut, UMI berada bersama sejumlah perguruan tinggi besar di Sulawesi Selatan dan menempati posisi ketiga setelah Universitas Hasanuddin dan Universitas Negeri Makassar. Posisi berikutnya ditempati oleh Universitas Muhammadiyah Makassar dan UIN Alauddin Makassar.

Berdasarkan data resmi SINTA Kemdiktisaintek Tahun 2026, UMI memperoleh SINTA Score 3 Years sebesar 180.818 dan SINTA Score Overall sebesar 404.762. Capaian tersebut menjadi indikator penting terhadap produktivitas publikasi ilmiah, pengabdian kepada masyarakat, sitasi akademik, serta kontribusi riset dosen dan peneliti UMI dalam pengembangan ilmu pengetahuan.

Tidak hanya pada SINTA, capaian akademik UMI juga terus menunjukkan pertumbuhan pada basis data internasional Scopus. Berdasarkan data Scopus Affiliation ID terbaru Tahun 2026, Universitas Muslim Indonesia telah mencatat sebanyak 1.162 dokumen ilmiah terindeks Scopus dengan 903 penulis (authors) terafiliasi UMI.

Berdasarkan data tersebut, UMI juga tercatat berada pada posisi ketiga perguruan tinggi dengan jumlah dokumen Scopus terbanyak di Kota Makassar setelah Universitas Hasanuddin dan Universitas Negeri Makassar, sekaligus menjadi perguruan tinggi swasta dengan capaian publikasi Scopus tertinggi di Makassar dan salah satu yang paling produktif di kawasan Indonesia Timur.

Bagi UMI, capaian ini bukan sekadar angka pemeringkatan, tetapi refleksi dari budaya akademik yang terus dijaga bersama melalui riset, inovasi, pengabdian, dan kerja kolektif seluruh sivitas akademika.

Rektor UMI, Prof Hambali Thalib, menyampaikan bahwa capaian tersebut harus dimaknai dengan rasa syukur, rendah hati, dan tanggung jawab yang lebih besar untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan tinggi.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Berita Lainnya
berita lainnya